Kamis, 27 Agustus 2026

Jaga NKRI, Pemuda Perbatasan Kupang-Timor Leste Ini Coba Ikut Tes Bintara Polri

Imanuel Lodja - Sabtu, 15 Juni 2024 13:40 WIB
Jaga NKRI, Pemuda Perbatasan Kupang-Timor Leste Ini Coba Ikut Tes Bintara Polri
istimewa
Jaga NKRI, Pemuda Perbatasan Kupang-Timor Leste Ini Coba Ikut Tes Bintara Polri

Bahkan Kapolsek Amfoang Timur langsung mengantar 24 peserta dari Amfoang Timur ke Polres Kupang.

Baca Juga:

Salah satu pendaftar adalah Dionesius Asuat (19), warga kampung Oepoli dalam, Desa Netemnanu Utara, Kecamatan Amfoang Timur.

"Saya dapat informasi di gereja dari Kapolsek makanya saya daftarkan diri," ujar lulusan SMAN 1 Amfoang Timur tahun 2024.

Dionesius yang merupakan anak dari pasangan Yoseph Asuat, seorang guru honor di SD Katolik Kabokos Amfoang Timur dan Yumilda Dethan melengkapi berkas dan lulus seleksi administrasi.

Sayangnya, dari 24 orang pendaftar, tersisa 6 yang datang mengikuti tes di Panda Polda NTT terdiri tiga orang pria dan tiga orang wanita.

Dalam tahapan seleksi, dua orang peserta pria gugur tes kesehatan I dan tiga orang peserta wanita tidak lulus tes psikologi.

Tersisa hanya Dionesius yang lolos hingga tahap ujian PMK.

Kakak sulung Dionesius sendiri, Vlavianus Asuat merantau di Bali dari tahun 2016. Kakak keduanya, Patrisius Asuat menjadi guru honor di SD Katolik Amfoang Timur.

Sementara kakak ketiga, Saverinus Daniel Asuat sedang kuliah di Fisip Universitas Muhamadyah Kupang.

Di tempat kost sang kakak lah di Kelurahan Kayu Putih, Dionesius tinggal sementara selama pelaksanaan seleksi.

Dionesius sendiri terinspirasi menjadi anggota Polri karena melihat tingginya angka kriminalitas di wilayahnya.

"Selama ini belum ada warga dari Amfoang Timur yang jadi anggota Polri.
Kebetulan ada kesempatan ini maka saya daftarkan diri," ujar Dionesius disela-sela mengikuti tes wawancara psikologi II di Pitoby Sport Center, Jumat (14/6/2024).

Dionesius semula hendak masuk sekolah seminari pasca tamat SMP guna menjadi imam Katolik.

Namun ia batal masuk seminari dan masuk SMA kemudian mendaftar ikut seleksi Bintara Rekpro.

Saat mendaftar ia meminta restu orang tua dan diijinkan. Kedua orang tua pun mendukung penuh dan memotivasinya.

Ia pun mengikuti proses seleksi secara mandiri dengan belajar secara otodidak.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Arie
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Hamili Anak Dibawah Umur, Pemuda di Kupang Jalani Proses Hukum

Hamili Anak Dibawah Umur, Pemuda di Kupang Jalani Proses Hukum

Kasus Laka Lantas, Satlantas Polresta Kupang Kota Limpahkan Tersangka ke Kejaksaan

Kasus Laka Lantas, Satlantas Polresta Kupang Kota Limpahkan Tersangka ke Kejaksaan

Buntut Vonis 15 Tahun Kasus Kematian Tian Bokol, Fasilitas Pengadilan dan Rumah Saksi Dihancurkan Massa dan Keluarga Terdakwa

Buntut Vonis 15 Tahun Kasus Kematian Tian Bokol, Fasilitas Pengadilan dan Rumah Saksi Dihancurkan Massa dan Keluarga Terdakwa

Curi Helm di Parkiran Pusat Perbelanjaan, Pemuda di Kota Kupang Ditangkap Jatanras Polresta Kupang Kota

Curi Helm di Parkiran Pusat Perbelanjaan, Pemuda di Kota Kupang Ditangkap Jatanras Polresta Kupang Kota

Pria di Kabupaten TTS Ditangkap Polisi Karena Gadaikan Gelang Emas Temuan

Pria di Kabupaten TTS Ditangkap Polisi Karena Gadaikan Gelang Emas Temuan

Lagi, Satlantas Polresta Kupang Kota Amankan Sepeda Motor Terlibat Balapan Liar

Lagi, Satlantas Polresta Kupang Kota Amankan Sepeda Motor Terlibat Balapan Liar

Komentar
Berita Terbaru