Jumat, 17 Juli 2026

Terlambat Bayar Utang Babi, IRT di Sumba Tengah Dianiaya dengan Knalpot Sepeda Motor

Imanuel Lodja - Senin, 03 Juni 2024 11:19 WIB
Terlambat Bayar Utang Babi, IRT di Sumba Tengah Dianiaya dengan Knalpot Sepeda Motor
ist
Terlambat Bayar Utang Babi, IRT di Sumba Tengah Dianiaya dengan Knalpot Sepeda Motor
digtara.com -Seorang ibu rumah tangga di Kabupaten Sumba Tengah, NTT dianiaya dengan knalpot gara-gara terlambat membayar utang pembelian ternak babi.

Penganiayaan ini dialami Tresia D. J, warga Paterulimma, Desa Anakalang, Kecamatan Katikutana, Kabupaten Sumba Tengah, NTT pada Sabtu (1/6/2024) tengah malam.

Baca Juga:

Korban dianiaya oleh Moto D, warga Kampung Ponuwatu, kelurahan Weekarou, kecamatan Loli, Kabupaten Sumba Barat di Kampung Praingjoli, Kelurahan Weekarou, Kecamatan Loli, Kabupaten Sumba Barat.

Korban pun melaporkan kasus ini ke Polres Sumba Barat pada Minggu (2/6/2024) dengan laporan polisi nomor LP/B/67/VI/2024/SPKT/Polres Sumba Barat/Polda NTT, tanggal 2 Juni 2024.

Awalnya korban bersama rekan kerjanya sedang rapat kerja di Kampung Praingjoli, Kelurahan Weekarou, Kabupaten Sumba Barat.

Selang beberapa saat pelaku datang dan meminta uang jual ternak babi kepada korban.

Karena masih sibuk, korban pun meminta agar pelaku bersabar.

Namun pelaku memaksa dan mencaci maki korban dan langsung memukul korban menggunakan knalpot sepeda motor sebanyak satu kali dan mengakibatkan korban mengalami luka robek di kepala.

Atas kejadian tersebut, korban melaporkan ke SPKT Polres Sumba Barat.

Korban juga melakukan visum untuk melengkapi laporannya.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Arie
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Hari Kedua Operasi SAR Pencarian Korban Terjatuh Dari Perahu di Perairan Waikelo Belum Membuahkan Hasil

Hari Kedua Operasi SAR Pencarian Korban Terjatuh Dari Perahu di Perairan Waikelo Belum Membuahkan Hasil

Tahan Dua Tersangka Pembunuhan, Polres Sumba Barat Daya Masih Cari Dua Pelaku Lainnya

Tahan Dua Tersangka Pembunuhan, Polres Sumba Barat Daya Masih Cari Dua Pelaku Lainnya

Berkelahi Karena Mabuk Miras, Delapan Remaja di Kupang Sepakat Berdamai

Berkelahi Karena Mabuk Miras, Delapan Remaja di Kupang Sepakat Berdamai

Kapolres TTU Sambangi Pimpinan TNI dan Kejaksaan

Kapolres TTU Sambangi Pimpinan TNI dan Kejaksaan

Pria di Sumba Barat Daya Hilang Pasca Jatuh dari Perahu Saat Lepas Jangkar

Pria di Sumba Barat Daya Hilang Pasca Jatuh dari Perahu Saat Lepas Jangkar

Masalah Utang Babi, Warga di Sumba Barat Daya Tewas Dianiaya

Masalah Utang Babi, Warga di Sumba Barat Daya Tewas Dianiaya

Komentar
Berita Terbaru