Terlambat Bayar Utang Babi, IRT di Sumba Tengah Dianiaya dengan Knalpot Sepeda Motor
Penganiayaan ini dialami Tresia D. J, warga Paterulimma, Desa Anakalang, Kecamatan Katikutana, Kabupaten Sumba Tengah, NTT pada Sabtu (1/6/2024) tengah malam.
Baca Juga:
Korban dianiaya oleh Moto D, warga Kampung Ponuwatu, kelurahan Weekarou, kecamatan Loli, Kabupaten Sumba Barat di Kampung Praingjoli, Kelurahan Weekarou, Kecamatan Loli, Kabupaten Sumba Barat.
Korban pun melaporkan kasus ini ke Polres Sumba Barat pada Minggu (2/6/2024) dengan laporan polisi nomor LP/B/67/VI/2024/SPKT/Polres Sumba Barat/Polda NTT, tanggal 2 Juni 2024.
Awalnya korban bersama rekan kerjanya sedang rapat kerja di Kampung Praingjoli, Kelurahan Weekarou, Kabupaten Sumba Barat.
Selang beberapa saat pelaku datang dan meminta uang jual ternak babi kepada korban.
Karena masih sibuk, korban pun meminta agar pelaku bersabar.
Namun pelaku memaksa dan mencaci maki korban dan langsung memukul korban menggunakan knalpot sepeda motor sebanyak satu kali dan mengakibatkan korban mengalami luka robek di kepala.
Atas kejadian tersebut, korban melaporkan ke SPKT Polres Sumba Barat.
Korban juga melakukan visum untuk melengkapi laporannya.
Penyidik Sat Reskrim Polres Sumba Barat kemudian memeriksa sejumlah saksi terkait kasus ini.
Kasat Reskrim Polres Sumba Barat, AKP Andri Robinson Fangidae yang dikonfirmasi membenarkan kejadian ini dan masih diproses penyidik Sat Reskrim Polres Sumba Barat.
Pelaku pun dijerat dengan asal 351 KUHP terkait penganiayaan.
Kabur Dari Rumah, Pria di Kabupaten TTS-NTT Ditemukan Tewas Gantung Diri
Pria di Belu Diamankan Polisi Karena Angkut BBM Ilegal
Tiga Hari Hilang Pasca Jatuh ke Laut, Nelayan di Kupang Ditemukan Meninggal Dunia
Ungkap Peredaran Rokok Ilegal Oleh WNA, Empat Anggota Polres Belu Dapat Penghargaan Dari KPPBC TMP B Atambua
Hilang Kendali, Dua Mobil Dan Satu Sepeda Motor Terlibat Kecelakaan Beruntun di Kota Kupang