Minggu, 03 Mei 2026

IRT Asal Kabupaten Rote Ndao Coba Bunuh Bayinya hingga Tangan Nyaris Putus

Imanuel Lodja - Sabtu, 04 Mei 2024 07:41 WIB
IRT Asal Kabupaten Rote Ndao Coba Bunuh Bayinya hingga Tangan Nyaris Putus
istimewa
IRT Asal Kabupaten Rote Ndao Coba Bunuh Bayinya hingga Tangan Nyaris Putus


Di kantor polisi, pelaku mengakui perbuatannya. Ia mengaku kalau sebelum kejadian atau setelah korban bangun tidur, ia sempat menggendong korban.

Baca Juga:

Namun pelaku tiba-tiba mengambil pisau dan membaringkan korban di lantai dapur kemudian langsung memotong pergelangan tangan kanan korban hingga nyaris putus dan terluka parah.

Setelah korban terluka, ia membiarkan korban di lantai dapur berlumuran darah. Pelaku memilih pergi dan kabur meninggalkan korban hingga korban ditemukan oleh adik pelaku di lantai dapur rumah orang tua pelaku.

Belum diketahui persis alasan pelaku tega menyayat dan memotong pergelangan tangan anaknya. Namun diduga kuat pelaku memiliki persoalan keluarga di Kabupaten Rote Ndao sehingga anak nya menjadi pelampiasan.

Pelaku juga dipastikan sehat dan tidak mengidap sakit tertentu. Namun pihak keluarga dan kepolisian akan memeriksa kejiwaan pelaku.

Saat ini korban ditangani sejumlah dokter spesialis di RSUD Prof Dr WZ Yohanes Kupang seperti dr Sari, dr Edwin T selaku ahli forensik dan dr Steven Saba yang merupakan spesialis tulang.

Pelaku sendiri selanjutnya ditangani penyidik unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polresta Kupang Kota.

Kapolresta Kupang Kota, Kombes Pol Aldinan RJH Manurung yang dikonfirmasi Sabtu (4/5/2024) membenarkan kejadian ini.

Ia mengaku kalau pelaku sudah diamankan di Polresta Kupang Kota, sementara korban masih dirawat intensif di RSUD WZ Yohanes Kupang.

Penyidik juga sudah meminta keterangan dari sejumlah pihak sebagai saksi kasus ini.

"Sudah ditangani dan proses sidik. Penyidik sudah menetapkan pelaku sebagai tersangka dan sekarang sudah ditahan," ujar Kapolresta Kupang Kota.

Polisi masih mendalami alasan pelaku nyaris membunuh korban.

"(Alasan) belum ada. Alasan sementara karena (pelaku) stres," tandas mantan Kapolres Kupang ini.

Polisi juga mendalami kemungkinan pelaku mengalami gangguan jiwa.

"Kemungkinan besar (ada gangguan jiwa)," tambah Kapolresta.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Arie
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Remaja Pria di Rote Ndao Tenggelam Saat Mandi di Pantai dan Ditemukan Meninggal Dunia

Remaja Pria di Rote Ndao Tenggelam Saat Mandi di Pantai dan Ditemukan Meninggal Dunia

Begini Respons OJK NTT Pasca Penangkap Pelaku Phising Tools di Kupang

Begini Respons OJK NTT Pasca Penangkap Pelaku Phising Tools di Kupang

Tiga Pelaku Angkut BBM Ilegal di Oelpuah-Kupang Ditangkap Polisi

Tiga Pelaku Angkut BBM Ilegal di Oelpuah-Kupang Ditangkap Polisi

Anak Dibawah Umur Dicabuli Tetangganya, Polisi Naikkan ke Penyidikan

Anak Dibawah Umur Dicabuli Tetangganya, Polisi Naikkan ke Penyidikan

Bongkar Penimbunan BBM, Polres Rote Ndao Amankan 3,2 Ton BBM Solar dari Rumah Pengusaha

Bongkar Penimbunan BBM, Polres Rote Ndao Amankan 3,2 Ton BBM Solar dari Rumah Pengusaha

Kabur Dari Rumah, Pria di Kabupaten TTS-NTT Ditemukan Tewas Gantung Diri

Kabur Dari Rumah, Pria di Kabupaten TTS-NTT Ditemukan Tewas Gantung Diri

Komentar
Berita Terbaru