Rabu, 10 Juni 2026

Mahasiswi Asal Medan Tewas Terseret Arus Kolam Abadi di Langkat, Begini Kondisi 6 Temannya

Arie - Minggu, 21 April 2024 08:48 WIB
Mahasiswi Asal Medan Tewas Terseret Arus Kolam Abadi di Langkat, Begini Kondisi 6 Temannya
suara.com
Mahasiswi Asal Medan Tewas Terseret Arus Kolam Abadi di Langkat, Begini Kondisi 6 Temannya
digtara.com - Rombongan wisatawan asal Medan hanyut terseret arus Kolam Abadi di Langkat, Sumatera Utara (Sumut), Jumat (19/4/2024) sore. Akibatnya, 7 orang jadi korban dan satu di antaranya meninggal dunia.

Baca Juga:

Korban tewas merupakan mahasiswi asal Medan bernama Elga Boru Nasution (20), warga Jalan Pancing Medan. Sedangkan, 6 temannya mengalami luka-luka.

"Korban (Elga) terseret arus kurang lebih sekitar 300 meter dari lokasi pemandian tersebut. Korban ditemukan meninggal dunia di tepian sungai yang tersangkut di bebatuan," ujar Kasi Humas Polres Binjai Iptu Riswansyah kepada SuaraSumut.id, Sabtu (20/4/2024) siang.

Ia menjelaskan kronologi kejadian ini bermula ketika korban bersama 6 orang teman-temannya datang dari Medan menuju Kolam Abadi di Langkat, yang terkenal karena kejernihan airnya bak kaca.

"Setibanya di pos Pelaruga Jungle mereka langsung berjalan kaki menuju pemandian Teroh-teroh, Kolam Abadi dengan dipandu oleh saudara Afrizal Tarigan alias Daulay," ungkap Riswansyah.

Setibanya di pemandian tersebut, lanjutnya menjelaskan mereka mandi-mandi di aliran sungai di Kolam Abadi.

"Kemudian tiba-tiba air pemandian tersebut meluap sehingga mereka hanyut di aliran sungai, sebagian dari mereka masih bisa diselamatkan," ungkapnya.

Riswansyah menjelaskan personel Polsek Sei Bingei yang mendapat informasi ini kemudian turun ke lokasi untuk membantu evakuasi.

"Selanjutnya Kapolsek Sei Bingai berkoordinasi dengan masyarakat untuk mengangkat korban dari dasar sungai," katanya.

Usai mengevakuasi jasad korban, petugas lalu membawanya ke Puskesmas Namu Ukur Lingkungan Pekan Namukur Kelurahan Namukur Selatan Kecamatan Sei Bingai.

"Jasad korban lalu kita serahkan ke pihak keluarga," pungkasnya.

Sementara, salah seorang petugas BPBD Langkat, Iriadi, ketika dikonfirmasi SuaraSumut.id menjelaskan kalau penyebab meluapnya air sungai di Kolam Abadi, karena hujan deras yang melanda di daerah gunung.

"Kalau di lokasi sendiri tak hujan, hujannya di daerah gunung," tukasnya.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Bupati Syah Afandin Bawa Langkat Raih WTP, Tegaskan Jangan Cepat Puas

Bupati Syah Afandin Bawa Langkat Raih WTP, Tegaskan Jangan Cepat Puas

Bupati Syah Afandin Jemput Aspirasi Warga Sambirejo, Pastikan Jalan Rp31 M Segera Diperbaiki

Bupati Syah Afandin Jemput Aspirasi Warga Sambirejo, Pastikan Jalan Rp31 M Segera Diperbaiki

Bupati Langkat Dukung PERSTICE, Dorong Penyelesaian Hukum Humanis di Langkat

Bupati Langkat Dukung PERSTICE, Dorong Penyelesaian Hukum Humanis di Langkat

Bupati Syah Afandin dan Wabup Tiorita Berbagi Hewan Qurban untuk Warga Besilam

Bupati Syah Afandin dan Wabup Tiorita Berbagi Hewan Qurban untuk Warga Besilam

Ny. Endang Syah Afandin Perkuat Desa Perdamaian Menuju Juara Aku Hatinya PKK Sumut

Ny. Endang Syah Afandin Perkuat Desa Perdamaian Menuju Juara Aku Hatinya PKK Sumut

Bupati Syah Afandin Raih Penghargaan Revitalisasi Bahasa Daerah dari Kemendikdasmen

Bupati Syah Afandin Raih Penghargaan Revitalisasi Bahasa Daerah dari Kemendikdasmen

Komentar
Berita Terbaru