Berawal dari Bunyi Handphone, Seorang Lansia di Rote Ndao Ditemukan Tewas dalam Semak
Pihak keluarga menerima kematian korban sebagai ajal dan tidak akan mempermasalahkan di kemudian hari.
Baca Juga:
"Keluarga menolak untuk dilakukan otopsi dengan membuatkan surat pernyataan yang ditandatangani oleh anak kandung korban mewakili keluarga serta mengetahui pihak pemerintah Kelurahan Olafulihaa," ujar Humas Polres Rote Ndao, Aiptu Anam Nurcahyo yang dikonfirmasi, Senin (1/4/2024).
Aiptu Anam menyebutkan pula kalau hasil pemeriksaan medis tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
"Saat ditemukan, jasad korban sudah mengalami kaku mayat dan dugaan sementara korban meninggal akibat terjatuh dan tidak segera mendapat pertolongan," ujar Aiptu Anam.
Jenazah korban diserahkan pihak kepolisian ke pihak keluarga dan dibawa ke kediaman korban untuk disemayamkan.
Selama ini korban diketahui mengalami gangguan penglihatan dan sakit rematik serta maag kronis.
Fasilitasi Keberangkatan Dua WNA ke Rote Ndao, Satu WNI Jadi Tersangka dan Ditahan
Geledah Belasan Kamar Hunian di Lapas Ba'a, Tim Gabungan Musnahkan Sejumlah Barang Temuan
Dua WNA Tanpa Dokumen Diamankan Polisi di Pelabuhan Bolok-Kupang
Sempat Kabur Dari Rutan, Residivis di Rote Ndao Dilimpahkan ke Kejaksaan
3 Rekomendasi Smartwatch untuk Lansia dengan Fitur Deteksi Jatuh dan SOS