Aniaya Warga, Kepala Desa di Rote Ndao Ditangkap Polisi
Beberapa warga sempat mencari dan mengejar pelaku namun pelaku sudah melarikan diri.
Baca Juga:
Korban masuk kembali ke dalam tenda syukuran dan menanyakan kepada warga lainnya alasan memukul Demsy Tasi
.
Saat itu korban melihat kalau rekannya yang lain Abednego Mesak Mbaen dipukul.
Korban kemudian lari keluar dari tenda menuju sepeda motor miliknya.
Namun para pelaku mengejar korban dan menganiaya korban hingga korban mengalami luka pada bagian kepala dan bahu sebelah kiri.
Korban pun melaporkan kejadian ini ke polisi di Mapolsek Rote Barat Daya.
"Dari hasil penyelidikan diketahui bahwa pelaku pemukulan ada 4 orang namun hanya 1 pelaku yang diketahui oleh korban, sehingga kasus masih dalam penyelidikan lebih lanjut," ujwr Aiptu Anam.
Sesuai hasil gelar perkara yang dilaksanakan pada Kamis 14 Maret 2024, disimpulkan bahwa kasus dinaikkan ke tahap penyidikan dengan menetapkan pelaku SH sebagai tersangka.
Selanjutnya pelaku SH langsung dilakukan upaya hukum dengan ditangkap sesuai dengan surat perintah penangkapan nomor : SP-Kap/02/III/ RES.1.24/2024/Reskrim, tanggal 14 Maret 2024.
"Saat ini tersangka SH sudah diamankan di Mapolres Rote Ndao untuk pemeriksaan lebih lanjut," tambah Aiptu Anam.
Untuk tiga tersangka lainnya masih dalam pendalaman guna mencari identitas para pelaku.
Polsek Rote Barat Daya Limpahkan Tersangka Kekerasan Pada Anak ke Kejaksaan
Dua Tersangka Kasus Penganiayaan di Rote Ndao Dilimpahkan ke Kejaksaan
Sepeda Motor Tabrakan Dengan Dump Truk, Ibu Dan Balita di Rote Ndao Tewas Ditempat
Pelaku Penganiayaan IRT di Rote Ndao Ditangkap di Kupang
Tiga Mahasiswa di Kupang Diamankan Polisi Pasca Aniaya Rekannya