Terinspirasi Kesusahan Hidup Sejak Remaja, Polisi di Manggarai-NTT Ini Rela Gadaikan Gaji Demi Bangun Sekolah Bantu Warga Kurang Mampu
Terkadang Syamsudin membantu mencari pakan ternak untuk tetangga.
Baca Juga:
Syamsudin berikhtiar untuk menjadi manusia yang berguna bagi orang lain dan bertekad membantu sesama.
Pasca tamat SMA, Syamsudin pun merantau ke Kota Kupang, NTT. Ia pun kost di Kelurahan Naikoten II, Kota Kupang dengan biaya kost Rp 150.000 per bulan.
Untuk membayar uang kost, Syamsudin pun membantu menjaga dagangan pakaian rombengan pedagang asal Pemana dan Makassar di kawasan pasar Inpres Naikoten I Kupang.
Beruntung pemilik pakaian rombengan mengupah Syamsudin dengan makan siang gratis dan uang Rp 5.000 per hari. Upah tersebut cukup untuk membayar kost bulanan.
Syamsudin juga memiliki keterampilan memperbaiki barang elektronik karena pernah mengenyam pendidikan teknik elektro saat masih SMA.
Bermodalkan tang dan obeng, Syamsudin pun memperbaiki barang elektronik milik pedagang di kawasan Pasar Kasih Naikoten I. Upah yang tidak menentu ini ditabung untuk kebutuhan hidup.
Syamsudin mulai mengikuti tes TNI dan Polri. Ia 4 kali mengikuti tes dan bisa diterima menjadi siswa di SPN Kupang dan tamat pada tahun 2004 yang lalu.
Ada pengalaman mengharukan selama mengikuti tes Polri. Ia hanya memiliki satu baju yang dipakai setiap hari. Ia juga tidak memiliki sepatu sehingga selama pelaksanaan tes, ia hanya memakai sandal.
Syamsudin pun harus sarungan setiap hari karena tidak memiliki celana, sehingga kemana-mana, Syamsudin hanya memakai sarung dan baju kaos.
Tuhan rupanya menjawab doa ibu Syamsudin dan doa dari Syamsudin karena selama mengikuti seleksi Polri dan saat tinggal di Kota Kupang, ia bisa bertemu dengan orang baik yang membantunya.
Tamat dari SPN Kupang pada tahun 2004, Syamsudin langsung ditempatkan di Polres Belu.
Satu tahun kemudian, secara kebetulan ada tes intel khusus dari Polri dan Syamsudin pun ikut serta dinyatakan lolos.
sekembali dari pendidikan Intelsus Polri, Syamsudin ditempatkan di Polres Manggarai hingga saat ini.
Di Manggarai, Syamsudin bertemu dengan Rini Mulyasari yang dipersunting menjadi istrinya.
Cuaca Ekstrem, Pencarian Korban Tanah Longsor Secara Manual di Manggarai Timur Dilakukan Secara Manual
Satu Korban Tertimbun Tanah Longsor di Manggarai Timur Ditemukan
Tiga Warga Manggarai Timur Meninggal Akibat Longsor, Ratusan Warga Terpaksa Mengungsi
Dua Pemilik dan Pengedar Narkoba di Manggarai Diamankan Polisi
Berkas Perkara Adik Bunuh Kakak di Sikka-NTT P21, Tersangka Dilimpahkan ke Jaksa