Senin, 23 Februari 2026

Hilang 2 Hari, WNA Asal China Ditemukan Meninggal di Kawasan Hutan di Perbatasan RI-RDTL

Imanuel Lodja - Jumat, 15 Desember 2023 09:30 WIB
Hilang 2 Hari, WNA Asal China Ditemukan Meninggal di Kawasan Hutan di Perbatasan RI-RDTL
Hilang 2 Hari, WNA Asal China Ditemukan Meninggal di Kawasan Hutan di Perbatasan RI-RDTL

digtara.com - Wu Mian (53), seorang Warga Negara Asing (WNA) asal China ditemukan tewas di kawasan hutan di dusun Webenahi, Desa Silawan, Kecamatan Tasifeto Timur, Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur (NTT), Kamis (14/12/2023).

Baca Juga:

Wilayah ini merupakan perbatasan RI dan RDTL.

Mayat pria WNA asal China ini ditemukan oleh Dantim Satgas SGI Letda Inf Fransciscus Jullius dan Danpos Salore Letda Inf. Admiral Muhammad Alghanivi bersama warga.

Sebelumnya, Wu Mian yang berasal dari Kota Sichuan, China ini dilaporkan hilang pada Selasa (12/12/2023) sekitar pukul 16.00 waktu Timor Leste.

Korban hilang kontak saat sedang membantu pemerintah Timor Leste melakukan penelitian terkait migas di wilayah perbatasan antara Indonesia dengan Negara Timor Leste.

Namun sudah lebih dari dua hari tidak ada kabar dan tidak bisa dihubungi hingga ditemukan tewas di dalam jurang dalam kawasan hutan.

Laporan kehilangan berasal dari Direktur Intelijen Timor yang menginformasikan hilangnya WNA asal China yang sedang melakukan penelitian tambang di wilayah Kowa, tepatnya di daerah Railulik, Distrik Bobonaro.

Berdasarkan informasi tersebut maka pada Rabu (13/12/2023) sejak pukul 09.00 hingga pukul 16.30 wita, dilakukan pencarian namun tidak ditemukan.

Pencarian dilanjutkan pada Kamis (14/12/2023) pagi hingga siang.

Personil TNI dan Polri di perbatasan dan warga membantu mencari korban dengan mengikuti jejak kakinya.

Setelah dilakukan pencarian, sekitar pukul 11.35 Wita, korban ditemukan dalam kondisi terlentang dan tidak menggunakan baju dan sepatu. Saat ditemuman wajah korban sudah dikerumuni lalat.

Di lokasi tempat korban ditemukan atau kurang lebih pada jarak 8 meter ditemukan 1 buah handphone merk Ipone, sepatu, tas, linggis dan kaca mata yang diduga milik korban.

Kasi Humas Polres Belu, AKP I Ketut Karnawa yang dikonfirmasi Jumat (15/12/2023) membenarkan kejadian ini.

"Awalnya hilang kontak dan sudah dilakukan pencarian sejak Rabu dan dilanjutkan pada Kamis hingga ditemukan," ujarnya.

Polisi pun mengamankan dan melakukan olah TKP. Juga mengamankan barang bukti dan mengevakuasi korban.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Arie
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Tiga Warga TTU Disekap dan Dianiaya di Malaka

Tiga Warga TTU Disekap dan Dianiaya di Malaka

Hujan Deras Rendam Sejumlah Rumah di Belu dan Lahan Pertanian Tergenang Air

Hujan Deras Rendam Sejumlah Rumah di Belu dan Lahan Pertanian Tergenang Air

Sejumlah Remaja Pria di Flores Timur-NTT Jadi Korban Pencabulan Sesama Jenis dengan Ancaman Benda Tajam

Sejumlah Remaja Pria di Flores Timur-NTT Jadi Korban Pencabulan Sesama Jenis dengan Ancaman Benda Tajam

Visa Habis Masa Berlaku Jadi Alasan WNA Uganda Dibawa ke Imigrasi Kelas II Kupang

Visa Habis Masa Berlaku Jadi Alasan WNA Uganda Dibawa ke Imigrasi Kelas II Kupang

Pukul Warga Tanpa Sebab dan Video Viral di Medsos, Warga Batuplat-Kupang Diamankan Resmob Polda NTT

Pukul Warga Tanpa Sebab dan Video Viral di Medsos, Warga Batuplat-Kupang Diamankan Resmob Polda NTT

LBH APIK NTT Minta Polisi Tidak Main-Main Dengan Kejahatan Terhadap Perempuan dan Anak

LBH APIK NTT Minta Polisi Tidak Main-Main Dengan Kejahatan Terhadap Perempuan dan Anak

Komentar
Berita Terbaru