Kapolda NTT Kecam Aksi Kekerasan Ormas pada Mahasiswa Papua
Ia berharap agar peristiwa kekerasan terhadap mahasiswa asal Papua tidak terulang lagi dan diselesaikan secara kekeluargaan.
Baca Juga:
Mahasiswa asal Papua menggelar aksi damai memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Papua 1 Desember di Kupang, Provinsi Nuasa Tenggara Timur.
Aksi unjuk rasa ini berakhir ricuh. Saat tengah berunjuk rasa, para mahasiswa didatangi sekelompok massa ormas Garda Flobamora dan Garuda.
Mereka diminta menghentikan berorasi sehingga kericuhan pun terjadi dan mereka diamankan ke kantor polisi.
Koordinator aksi massa, Yeri Wali mengakui penangkapan itu berawal pada Jumat (1/12/2023) pagi sekitar pukul 09.00 wita saat dua orang yang dicurigai sebagai intel datang menggunakan mobil warna putih untuk memantau.
15 menit berselang, puluhan orang dari ormas Garuda mendatangi massa aksi sambil marah-marah dan berdebat.
Hal ini berujung pemukulan mengakibatkan baju dari sejumlah massa aksi disobek paksa.
Salah satu peserta aksi pingsan pasca dipukul. Ada pula yang mengalami luka. Mereka pun diamankan ke Polresta Kupang Kota.
Mahasiswa di Kabupaten Ngada Curi Sepeda Motor dan Gadaikan ke Pengepul Besi Tua
Warga di Kabupaten TTS Kembali Dapat Bantuan Rumah Harapan dari Kapolda NTT
Kapolda NTT Jalin Silaturahmi Dengan Kepala Kanwil Ditjen Pas NTT
Istri Di Manggarai Timur Berzinah Saat Suami Ke Papua, Keluarga Sepakat Selesaikan Secara Kekeluargaan
Pesan Kapolda NTT : Pendidikan Yang Keras Tidak Harus Dengan Kekerasan