Kamis, 23 April 2026

Bertambah Jumlah Pengangguran Perempuan di NTT

Imanuel Lodja - Jumat, 10 November 2023 14:00 WIB
Bertambah Jumlah Pengangguran Perempuan di NTT
Ilustrasi.

digtara.com - Badan Pusat Statistik (BPS) Nusa Tenggara Timur (NTT) merilis jumlah perempuan usia produktif yang tidak terserap ke dunia kerja.

Baca Juga:

Ada sedikit penambahan jumlahnya dibandingkan tahun lalu.

Data ini dirilis dalam kategori Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT).

TPT ini menjadi indikator mengukur tenaga kerja yang tidak terserap dan kurang termanfaatkan.

Data ini dirangkum Februari dan Agustus per tahunnya.

Statistisi Madya BPS Provinsi NTT, Indra Achmad S. Souri dalam rilisnya, Jumat 10 November 2023, menyampaikan pendataan yang digunakan ialah Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas).

Berdasarkan data itu diketahui jumlah TPT per Agustus 2023 sebesar 3,14 persen atau dengan kata lain ada sekitar 3 orang pengangguran dari 100 orang angkatan kerja di NTT.

Memang, bila dibandingkan dengan tahun sebelumnya ada penurunan sebesar 0,40 persen dibandingkan dengan Agustus 2022.

Indra juga menyebut TPT perempuan sebesar sebesar 3,36 persen atau mengalami peningkatan sebesar 0,14 persen dari Agustus tahun sebelumnya.

Namun bila mencermati angka TPT perempuan sedari 2021sampai 2023 maka diketahui rata-rata perubahan - 0,62 persen atau fluktuatif.

Pada Agustus 2021 angka TPT perempuan cukup tinggi yaitu 3,84 persen, lalu turun jumlahnya di Agustus 2022 sampai 3,22 persen.

Namun pada pada 2023 ini naik lagi ke 3,36 persen.

"Jadi ada sedikit bertambah dibandingkan tahun 2023 ini dibandingkan tahun sebelumnya," tukasnya.

Berbeda dengan TPT laki-laki yang sebesar 2,95 persen tahun ini atau mengalami penurunan sebesar 0,87 persen poin dibandingkan bulan yang sama di 2022.

Paling banyak, kata Indra, ialah pengangguran di wilayah perkotaan yang mencapai 5,26 persen dibandingkan wilayah pedesaan yang berjumlah 2,40 persen.

"TPT perkotaan dan perdesaan memiliki pola yang sama dengan TPT provinsi yaitu turun dibandingkan Agustus 2022, masing-masing sebesar 2,02 persen poin dan 0,01 persen," jelasnya.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Arie
SHARE:
Tags
Berita Terkait
IRT di Kabupaten TTS Sekarat Dianiaya dengan Parang

IRT di Kabupaten TTS Sekarat Dianiaya dengan Parang

Jemaah Haji Embarkasi Yogyakarta dan Jakarta Bakal Tiba Perdana di Madinah 22 April

Jemaah Haji Embarkasi Yogyakarta dan Jakarta Bakal Tiba Perdana di Madinah 22 April

Lansia di Flores Timur Dianiaya Dua Pemuda

Lansia di Flores Timur Dianiaya Dua Pemuda

Curi Perhiasan Emas Kerabat Untuk Miras, Pemuda di Kupang Dibekuk Tim Resmob Polresta Kupang Kota

Curi Perhiasan Emas Kerabat Untuk Miras, Pemuda di Kupang Dibekuk Tim Resmob Polresta Kupang Kota

Dibantu Istri Yang Kerja di SPBU, Guru di Sumba Barat Daya Timbun BBM di Rumah Tanpa Izin Resmi

Dibantu Istri Yang Kerja di SPBU, Guru di Sumba Barat Daya Timbun BBM di Rumah Tanpa Izin Resmi

Masalah Ternak Domba, Warga Rote Ndao Tewas Ditebas dengan Parang

Masalah Ternak Domba, Warga Rote Ndao Tewas Ditebas dengan Parang

Komentar
Berita Terbaru