Mabuk Miras dan Raba Kemaluan Rekan saat Tidur, Petani di Kabupaten TTS Dianiaya hingga Tewas
Minggu (5/11/2023), ia dan Ruben serta korban Jemi ke rumah kebun milik Moses Fina untuk mengiris laru.
Baca Juga:
Ruben Linome kemudian memberikan satu botol miras jenis Sopi kepada korban dan pelaku. Kemudian Moses ikut bergabung menikmati sopi satu botol dan setengah ember laru.
Karena mabuk miras, korban dan pelaku tidur di rumah kebun milik Moses.
Saat tidur, pelaku merasakan korban meraba dan meremas dada pelaku.
Korban Jemi Selan ingin memasukkan tangannya ke dalam celana pelaku untuk meremas kemaluan pelaku.
Namun pada saat itu pelaku tersadar dan langsung menampar korban Jemi Selan.
Pelaku juga memegang kepala Jemi Selan dan membanting kepala korban di tanah sebanyak 3 kali.
Jemi Selan sempat melakukan perlawanan dan ingin memukul pelaku, namun pelaku langsung memukul korban Jemi Selan pada wajah berulang ulang kali.
Melaku menemukan sebuah kayu dan langsung memukul korban pada bagian wajah.
Pelaku pun langsung pergi membangunkan Moses Linome dan mengajaknya untuk pulang.
Moses Linome (67) yang juga pensiunan guru mengakui hal yang sama.
Moses mengaku dibangunkan oleh pelaku Hesron untuk pulang.
Keesokan harinya ia mendapat kabar dari Ruben Linome yang memberitahukan bahwa korban telah meninggal di kebun.
Saat warga datang ke lokasi kejadian, mereka menemukankoban tidur tertelungkup dan ada 1 pucuk senapan angin bergagang kayu di dekat korban.
Diperkirakan korban sudah meninggal lebih dari 6 jam sebelum ditemukan.
Pada tubuh korban ada beberapa luka dan mulut mengeluarkan darah.
Warga Demo Soal Perilaku Pengunjung TN Mutis, BBKSDA NTT Beri Sejumlah Penjelasan
Rumah Terbakar di Sumba Barat Daya, Satu Warga Dianiaya dengan Parang
Mahasiswa di Manggarai-NTT Todong Sajam dan Gasak Barang Dalam Kios
IRT di Malaka-NTT Melahirkan dalam Kondisi Tangan Luka Parah Ditebas Suami
Korban Pencabulan Oleh Piche Kota Cs Tolak Pendampingan LPSK