Jumat, 29 Agustus 2025

Petani di Madina Menjerit, Musim Tanam Terancam

Arie - Sabtu, 28 Oktober 2023 17:43 WIB
Petani di Madina Menjerit, Musim Tanam Terancam
suara.com
lahan pertanian di Madina terserang hama tikus.

digtara.com - Puluhan hektare sawah di Kecamatan Siabu, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sumatera Utara (Sumut), diserang hama tikus. Kondisi ini mengancam musim tanam kedua petani tahun 2023 ini.

Baca Juga:

Salah seorang petani, Zet Nasution (57) mengatakan, para petani terpukul karena hasil panen menurun drastis akibat serangan hama tikus.

Pada musim panen yang tergolong tidak serentak ini, hama tikus terus menggerogoti rumpun hingga batang rebah. Hama tikus datang secara bergerombol mengetam bulir padi.

"Tikus memang menyerang padi, terutama saat air tergenang atau tanah basah. Hanyak petani di Saba Bolak ini yang mempercepat masa pengeringan. Harapannya, tikus tidak datang menyerang sawah," katanya melansir suara.com, Sabtu (28/10/2023).

Menurutnya, hama tidak menyasar secara merata. Tikus juga mulai membabat dari pinggir, sisi pematang sawah, lalu ke bagian dalam. Kemudian, menggerogoti pangkal rumpun batang hingga mengetam bulir padi, termasuk yang masih hijau.

Di beberapa lokasi, tikus menyisakan sejumlah batang. Jika petani bersabar dan mau memupuk lagi, batang padi sisa penggerogotan tikus itu masih bisa bertunas dan kembali jadi rumpun baru.

Menurut Zet Nasution, kerugian petani memang beragam. Ada yang ketika panen hanya memperoleh 30 persen saja dari hasil panen normal. Petani lain, ada yang masih dapat hasil 70 persen dari panen biasa.

Disclaimer:Artikel ini merupakan kerjasama digtara.com dengan suara.com. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggungjawab suara.com.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
Tags
Berita Terkait
PB IKA PMII Dukung Penuh Perubahan Status Kelembagaan BP Haji Menjadi Kementerin Haji dan Umroh

PB IKA PMII Dukung Penuh Perubahan Status Kelembagaan BP Haji Menjadi Kementerin Haji dan Umroh

Usai Bertengkar Dengan Istri, Petani di Sumba Timur Ditemukan Tewas Gantung Diri

Usai Bertengkar Dengan Istri, Petani di Sumba Timur Ditemukan Tewas Gantung Diri

Luncurkan Teknologi Herbisida Selektif Padi Terbaru: Syngenta Indonesia Dukung Petani Wujudkan Awal Hamparan Kebaikan

Luncurkan Teknologi Herbisida Selektif Padi Terbaru: Syngenta Indonesia Dukung Petani Wujudkan Awal Hamparan Kebaikan

Setubuhi Remaja Putri Dibawah Umur, Petani di Ngada-NTT Diamankan Polisi

Setubuhi Remaja Putri Dibawah Umur, Petani di Ngada-NTT Diamankan Polisi

Petani di Sumba Timur-NTT Ditemukan Tewas Gantung Diri di Rumahnya

Petani di Sumba Timur-NTT Ditemukan Tewas Gantung Diri di Rumahnya

446 Jemaah Haji Indonesia Wafat, Operasional Layanan Kesehatan Haji 2025 Ditutup

446 Jemaah Haji Indonesia Wafat, Operasional Layanan Kesehatan Haji 2025 Ditutup

Komentar
Berita Terbaru