Anggota Polantas dan Personel TNI Salah Paham di Jalan, Endingnya Bikin..
digtara.com - Kesalahpahaman terjadi anggota Satlantas Polres Sikka dengan oknum anggota TNI AD di Maumere, Kabupaten Sikka, NTT.
Baca Juga:
Bahkan kesalahpahaman antara oknum polisi dan TNI ini viral di media sosial sejak Kamis (12/10/2023) pagi.
Diperoleh informasi kalau perselisihan ini terjadi antara Bripka Ayub Djunu, anggota Satlantas Polres Sikka dengan Pratu Ronaldo Gaseng.
Pratu Ronaldo Gaseng merupakan amggota Kostrad 432 Makassar dan sedang cuti di Kabupaten Sikka, NTT.
Kejadian ini terjadi pada Kamis (12/10/2023) sekitar pukul 07. 35 Wita, di jalan raya Jenderal Ahmad Yani di SMA Baktiarsa Maumere depan pintu masuk Susteran SSPS, Maumere Kabupaten Sikka.
Saat itu Bripka Ayub Djunu sedang melakukan pengaturan lalu lintas di jalan raya Jenderal Ahmad Yani depan pintu masuk Susteran SSPS.
Bertepatan dengan itu melintas sepeda motor honda beat warna putih tanpa nomor kendaraan bermotor di Jalan Jenderal Ahmad Yani.
Sepeda motor dikendarai Pratu Ronaldo Gaseng, Anggota Kostrad 432 Makasar yang menggunakan kaos loreng, celana pendek berboncengan dengan temannya.
Mereka tidak menggunakan helm saat berkendaraan.
Karena kedua pengendara sepeda motor honda beat warna putih tersebut tidak menggunakan helm maka Bripka Ayub Djunu menghentikan sepeda motor tersebut.
Pratu Ronaldo Gaseng tidak terima saat Bripka Ayub menghentikan.
Ia beralasan kalau polisi tidak punya hak untuk menahan TNI.
Pratu Ronaldo pun hendak memukul Bripka Ayub Djunu dan Bripka Ayub berusaha menahan diri.
Bripka Ayub Djunu memilih tetap tenang dan tidak melayani ucapan Pratu Ronaldo Gaseng.
Berbagai Elemen Masyarakat di Kota Kupang Siap Jaga Stabilitas Keamanan
Kebijakan Pusat Berimbas Ribuan PPPK Pemprov NTT Terancam Dipecat
Tanah Longsor Pasca Hujan Tutup Ruas Jalan Penghubung di Kabupaten Sikka
Pasca Ditangkap di Kupang, Tersangka Penganiaya IRT di Rote Timur Ditahan Polisi
Polda NTT Bangun Komitmen Bersama Lewat Apel Kamtibmas