Isu Beras Plastik Merebak di Medan, Pedagang: Bohong Itu, Biar Resah Masyarakat
Gelora mengaku rata-rata beras yang diambil adalah premium dengan harga Rp 145 ribu per 10 kg.
Baca Juga:
- Pengunjung Jatuh dari Lantai 4 Plaza Medan Fair, Wanita Ditemukan Meninggal Dunia
- Motif Pembunuhan Wanita dalam Boks Plastik di Medan Terungkap, Pelaku Sakit Hati dan Terpengaruh Obsesi Seksual Menyimpang
- Kementerian Imipas Bagikan 1.000 Paket Ramadan di Medan, Bilal Mayit dan Penggali Kubur Jadi Prioritas
"Kalau beras SPHP yang kita edarkan melalui Badan Bantuan Pangan Nasional itu sudah kita cek sebelumnya, sudah kita ambil sampel dari gudang memang masuk mutu kelas medium," jelasnya.
Gelora menjelaskan sampel beras ini akan dibawa ke laboratorium untuk diteliti kandungan dan mutunya.
"Ada dua sampai tiga merk (beras) yang kita ambil, tiga hari lah baru bisa (diketahui hasilnya)," imbuhnya.
"Kita imbau ke masyarakat jangan mengasumsi suatu produk itu (beras sintetis) sehingga memberikan informasi yang tidak valid kepada masyarakat," pungkasnya.
Dalam sidak itu, Dinas Ketahanan Pangan Medan membagi beberapa tim ke grosir dan pengecer di Pasar Pringgan, untuk mengambil sampel beras. Dalam mengambil sampel beras itu, petugas membeli langsung dari pedagang.
Isu Beras Plastik Merebak di Medan, Pedagang: Bohong Itu, Biar Resah Masyarakat
Pengunjung Jatuh dari Lantai 4 Plaza Medan Fair, Wanita Ditemukan Meninggal Dunia
Motif Pembunuhan Wanita dalam Boks Plastik di Medan Terungkap, Pelaku Sakit Hati dan Terpengaruh Obsesi Seksual Menyimpang
Kementerian Imipas Bagikan 1.000 Paket Ramadan di Medan, Bilal Mayit dan Penggali Kubur Jadi Prioritas
1,5 Ton Beras Disalurkan Polda NTT Bagi Kaum Duafa dan Warga Kurang Mampu
Enam Ton Beras SPHP Didistribusikan ke Warga Kabupaten Kupang