Terganggu Saat Berdoa, Pria Di Kabupaten TTS Aniaya Tiga Anak Kandungnya Hingga Babak Belur
digtara.com -Tiga orang anak di Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), NTT dianiaya ayah kandungnya
Baca Juga:
Pemicunya hanya karena ketiga korban ribut saat ayah mereka sedang berdoa di kamar.
Kapolres TTS, AKBP Hendra Dorizen melalui Kasat Reskrim Polres TTS, AKP I Wayan Pasek Sujana membenarkan kejadian ini.
Baca Juga:Penganiayaan tersebut terjadi saat pelaku berdoa di dalam kamar dan mendengar ketiga orang korban yang merupakan anak kandungnya tersebut ribut dan berisik.
Pelaku JA marah dan langsung menganiaya anak-anaknya, hingga para korban mengalami luka dan memar di tubuhnya.
Pelaku juga sempat mengikat leher para korban menggunakan tali rafia.
JA pun diamankan polisi dan menjalani pemeriksaan intensif oleh penyidik unit PPA Sat Reskrim Polres TTS.
"(Pelaku JA) sudah ditahan oleh penyidik Satuan Reskrim Polres TTS di Rutan Polres TTS," ujar Kasat pada Sabtu (28/3/2026) petang
Baca Juga:JA pun dijerat dengan pasal 80 ayat (1) Undang-undang nomor 35 tahun 2014 tentang perubahan atas Undang-Undang nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan anak atau pasal 466 Ayat (1) KUHP.
"ancaman pidana dengan pidana penjara paling lama tiga tahun enam bulan dan/atau denda paling banyak Rp 72 juta," tambah mantan Kasat Reskrim Polres Flores Timur ini.
Tunjuk Penasehat Hukum, Dua DPRD TTU Jelaskan Soal Dugaan Intimidasi dan Kematian Dokter Icha
Abaikan Panggilan Polisi, Pelaku Persetubuhan Anak Di Kabupaten TTS Ditangkap Polisi
Tipu WNA Soal Jual Beli Sepeda Motor, Pria Warga Kabupaten TTU Dibekuk Resmob Polresta Kupang Kota
Kolaborasi URC Resmob Polda NTT-Polres TTU Amankan Sopir Angkot Pelaku Curat
Berduka Atas Kematian Dokter Icha, Ratusan Nakes Dan Warga Gelar Doa Bersama Dan Bakar Lilin Depan Kantor DPRD TTU