Motif Pembunuhan Wanita dalam Boks Plastik di Medan Terungkap, Pelaku Sakit Hati dan Terpengaruh Obsesi Seksual Menyimpang
digtara.com -Kasus pembunuhan wanita yang jasadnya ditemukan di dalam boks plastik di Kota Medan akhirnya mulai terungkap. Polisi berhasil mengungkap motif di balik aksi keji tersebut setelah menangkap dua orang tersangka.
Baca Juga:
Motif Pembunuhan Wanita di Medan
Kapolrestabes Medan, Jean Calvijn Simanjuntak, mengungkapkan bahwa motif utama pembunuhan dilatarbelakangi rasa sakit hati pelaku terhadap korban.
Baca Juga:Menurutnya, pelaku merasa tersinggung setelah ajakannya untuk melakukan hubungan intim yang tidak wajar ditolak oleh korban.
"Motif utama pelaku adalah sakit hati karena korban menolak ajakan melakukan hubungan intim yang tidak wajar," ujar Kapolrestabes saat konferensi pers, Selasa (17/3/2026).
Selain itu, polisi juga menemukan adanya indikasi perilaku menyimpang yang memengaruhi tindakan pelaku. Berdasarkan hasil penyelidikan, tersangka diketahui sering mengonsumsi konten pornografi bertema tidak wajar melalui media sosial.
Upaya Menghilangkan Jejak
Baca Juga:Setelah melakukan pembunuhan, pelaku berusaha menghilangkan jejak kejahatannya. Polisi mengungkap bahwa tersangka mengambil sejumlah barang milik korban untuk dijual.
Selain itu, pelaku juga mencoba menyamarkan lokasi kejadian dengan cara menghilangkan bercak darah di tempat kejadian perkara.
"Pelaku mengambil barang korban untuk dijual sekaligus menghilangkan barang bukti, termasuk menyamarkan bercak darah," jelasnya.
Peristiwa pembunuhan terjadi pada 9 Maret 2026. Awalnya, pelaku dan korban berkenalan melalui aplikasi pencarian teman dan berkomunikasi sejak sore hari.
Setelah sepakat untuk bertemu, pelaku menjemput korban di depan warung kopi yang berada di dekat tempat kos korban. Keduanya sempat berbuka puasa bersama sebelum menuju sebuah hotel di kawasan Medan.
Baca Juga:Sekitar pukul 20.04 WIB, keduanya masuk ke kamar hotel yang menjadi lokasi kejadian. Aktivitas tersebut terekam kamera pengawas.
Di dalam kamar, pelaku kembali mengajak korban melakukan hubungan intim yang tidak wajar. Namun, korban menolak ajakan tersebut.
Penolakan itu memicu emosi pelaku hingga akhirnya melakukan tindakan kekerasan yang berujung pada kematian korban.
Ratusan Ojol Kepung Kantor Debt Collector di Medan, Motor Rekan Diduga Ditarik Paksa
Korupsi Medan Fashion Festival, Eks Kadis dan Pejabat Didakwa Rugikan Negara Rp1 Miliar
Viral Wanita Ngamuk Bawa Parang di Toko PStore Medan, Tertipu iPhone Promo Rp2 Juta
Viral 4 Pria Todong Pistol Tukang Pangkas di Medan, 2 Oknum Polisi Dipatsus
Viral Pelajar Medan Seberangi Sungai Lewat Pipa Air, Pertaruhkan Nyawa Demi Sekolah