Jumat, 04 September 2026

Viral Pelajar Medan Seberangi Sungai Lewat Pipa Air, Pertaruhkan Nyawa Demi Sekolah

Arie - Jumat, 17 April 2026 16:30 WIB
Viral Pelajar Medan Seberangi Sungai Lewat Pipa Air, Pertaruhkan Nyawa Demi Sekolah
suara.com

digtara.com -Sejumlah pelajar di Kota Medan, Sumatera Utara, terpaksa mempertaruhkan nyawa demi bisa berangkat ke sekolah. Mereka nekat melintasi pipa air sempit yang membentang di atas Sungai Deli karena tidak adanya jembatan penghubung yang layak.

Baca Juga:

Peristiwa ini terjadi di kawasan Kelurahan Kampung Baru, Kecamatan Medan Maimun. Pipa air berbahan besi yang licin dan sempit tersebut kini menjadi akses alternatif tercepat bagi warga, termasuk pelajar, untuk menuju wilayah seberang.

Kondisi ini memicu keprihatinan karena jalur yang digunakan sangat berbahaya, terutama bagi anak-anak sekolah yang harus menjaga keseimbangan di atas pipa demi bisa sampai ke tujuan.

Jembatan Lama Sudah Lama Ambruk

Baca Juga:
Kepala Lingkungan 21 Kelurahan Kampung Baru, Lestari, mengungkapkan bahwa sebelumnya terdapat jembatan besi peninggalan zaman kolonial yang digunakan warga untuk melintas.

Namun, seiring usia yang sudah tua, jembatan tersebut akhirnya rusak dan tidak bisa digunakan lagi sejak beberapa tahun terakhir.

"Dulu masih bisa dilalui pejalan kaki, bahkan sepeda motor bisa didorong. Tapi karena sudah sangat tua, akhirnya ambruk dan tidak layak digunakan," jelasnya.

Sejak tahun 2024, akses tersebut benar-benar terputus dan belum ada pengganti yang memadai. Akibatnya, warga dan pelajar terpaksa menggunakan pipa air sebagai jalur alternatif.

Akses Cepat Jadi Alasan Pelajar Nekat

Meski berisiko tinggi, sebagian pelajar tetap memilih melintasi pipa air karena dianggap sebagai jalur tercepat menuju sekolah.

Baca Juga:
Selain faktor jarak, keterbatasan biaya transportasi juga menjadi alasan mereka mengambil risiko tersebut setiap hari.

"Kalau mutar jauh. Kami orang Polonia, sekolah di Kampung Baru, sudah biasa lewat sini," ujar Ivan, salah satu pelajar SMP di lokasi.

Pemerintah setempat sebenarnya telah memasang pembatas dan larangan agar warga tidak melintasi jalur berbahaya tersebut. Namun, upaya itu belum sepenuhnya efektif.

Warga Desak Pembangunan Jembatan Baru

Kondisi ini membuat warga berharap pemerintah segera membangun kembali jembatan penghubung yang aman dan layak.

Pasalnya, jalur tersebut merupakan akses penting yang menghubungkan beberapa wilayah, termasuk Kampung Baru dengan kawasan Johor dan Polonia.

Baca Juga:
Selain menghambat aktivitas sehari-hari, kondisi ini juga dinilai membahayakan keselamatan pelajar yang harus berjuang demi mendapatkan pendidikan.

Warga menilai pembangunan jembatan menjadi solusi mendesak agar tidak ada lagi pelajar yang harus mempertaruhkan nyawa hanya untuk pergi ke sekolah.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Uang Palsu di Pasar Medan, Pria Ditangkap Usai Beli Bawang Rp5.000

Uang Palsu di Pasar Medan, Pria Ditangkap Usai Beli Bawang Rp5.000

Pedagang Laporkan Lotte Grosir Medan Dalam Dugaan Kasus Penipuan dan Penggelapan di Ditreskrimum Polda Sumut

Pedagang Laporkan Lotte Grosir Medan Dalam Dugaan Kasus Penipuan dan Penggelapan di Ditreskrimum Polda Sumut

Polisi Tetapkan Tersangka Kasus Ledakan Rumah Mewah di Medan, Identitas Belum Diungkap

Polisi Tetapkan Tersangka Kasus Ledakan Rumah Mewah di Medan, Identitas Belum Diungkap

170 Rumah Rusak Akibat Cuaca Ekstrem di Medan, 630 Jiwa Terdampak

170 Rumah Rusak Akibat Cuaca Ekstrem di Medan, 630 Jiwa Terdampak

Changan Perkenalkan Deepal S05 dan Nevo Q05 di Medan, Perkuat Pilihan SUV Elektrifikasi

Changan Perkenalkan Deepal S05 dan Nevo Q05 di Medan, Perkuat Pilihan SUV Elektrifikasi

Sayangkan Tindakan Kekerasan Pada Burung Hantu, BBKSDA NTT Koordinasi Dengan Polres Manggarai Barat

Sayangkan Tindakan Kekerasan Pada Burung Hantu, BBKSDA NTT Koordinasi Dengan Polres Manggarai Barat

Komentar
Berita Terbaru