Selasa, 16 Juni 2026

KJRI Jeddah Tegaskan Layanan Haji Gelombang I di Bandara Terkendali, Siap untuk Menyambut Gelombang II, Jemaah Diminta Taat Aturan

Haji 2026
Ahsan Fauzi - Sabtu, 02 Mei 2026 11:55 WIB
KJRI Jeddah Tegaskan Layanan Haji Gelombang I di Bandara Terkendali, Siap untuk Menyambut Gelombang II, Jemaah Diminta Taat Aturan
Ahsan Fauzi / MCH 2026
Staf Teknis Perhubungan KJRI Jeddah, Doddy Hendra Wijaya (kanan) saat meninjau langsung Daerah Kerja (Daker) Bandara PPIH Arab Saudi, Jum'at (01/05/2026)

digtara.com - Memasuki hari 11 layanan operasional jemaah haji Indonesia di Bandar Pangeran Mohammed bin Abdul Aziz (AMAA) Madinah di gelombang I kedatangan dipastikan berjalan lancar tanpa kendala berarti. Hal ini terungkap dalam kegiatan monitoring yang dilakukan Staf Teknis Perhubungan KJRI Jeddah, Doddy Hendra Wijaya, saat meninjau langsung Daerah Kerja (Daker) Bandara PPIH Arab Saudi, Jum'at (01/05/2026).

Baca Juga:

Dalam kunjungan tersebut, Doddy diterima langsung oleh Kepala Daker Bandara PPIH Arab Saudi, Abdul Basir, guna memastikan kesiapan layanan jelang kedatangan jemaah gelombang berikutnya.

"Selama satu pekan terakhir tidak ada masalah yang menonjol, seluruh proses penanganan jemaah berjalan dengan baik dan terkendali," ujar Doddy.

Memasuki fase berikutnya, kedatangan jemaah haji gelombang kedua dijadwalkan mulai berlangsung pada 7 Mei 2026 melalui Bandara Jeddah. Untuk mengantisipasi lonjakan tersebut, tim Daker Bandara akan diperkuat dan dilakukan pembagian tugas secara lebih terstruktur.

Baca Juga:

Doddy menegaskan pentingnya koordinasi lintas tim agar proses layanan tetap optimal, terutama dalam pengaturan arus kedatangan jemaah.

"Di Daker Bandara akan dilakukan pembagian tim untuk memperkuat pelayanan. Koordinasi menjadi kunci agar semua proses tetap berjalan lancar," jelasnya.

Selain kesiapan petugas, kedisiplinan jemaah juga menjadi faktor penting dalam kelancaran penyelenggaraan ibadah haji. Doddy mengimbau seluruh jemaah untuk mematuhi prosedur yang telah ditetapkan sejak dari embarkasi di Tanah Air hingga proses penerbangan.

"Jemaah haji harus mengikuti aturan yang sudah ditentukan, mulai dari masuk asrama hingga penerbangan. Disiplin sangat penting agar tidak terjadi gangguan dalam proses pelayanan," tegasnya.

Dengan sinergi antara petugas dan jemaah, diharapkan seluruh rangkaian ibadah haji tahun 2026 dapat berjalan aman, tertib, dan lancar, khususnya dalam fase krusial kedatangan di bandara Arab Saudi. (San).

Baca Juga:

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Ahsan Fauzi
SHARE:
Tags
Berita Terkait
95.178 Jemaah Haji Indonesia Telah Diterbangkan ke Tanah Air, Fase Pemulangan Gelombang I Berakhir

95.178 Jemaah Haji Indonesia Telah Diterbangkan ke Tanah Air, Fase Pemulangan Gelombang I Berakhir

Meneladani Mbah Moen, Ulama Kharismatik yang Selalu Menggaungkan Nasionalisme dan Menjadi Penyejuk Umat

Meneladani Mbah Moen, Ulama Kharismatik yang Selalu Menggaungkan Nasionalisme dan Menjadi Penyejuk Umat

85.290 Jemaah Tiba di Tanah Air, Kemenhaj Ajak Jaga Kepedulian

85.290 Jemaah Tiba di Tanah Air, Kemenhaj Ajak Jaga Kepedulian

Menhaj: Asrama Haji Makassar Harus Jadi Model Layanan Haji Indonesia Timur

Menhaj: Asrama Haji Makassar Harus Jadi Model Layanan Haji Indonesia Timur

Tak Menyangka Namanya Diabadikan untuk Masjid di Arab Saudi, Tiba di Makassar Saifuddin Disambut Pelukan Hangat Menteri Haji

Tak Menyangka Namanya Diabadikan untuk Masjid di Arab Saudi, Tiba di Makassar Saifuddin Disambut Pelukan Hangat Menteri Haji

Jemaah Haji Khusus 2026 Tiba di Tanah Air. MHG: Haji Mabrur Terkoneksi dengan Kebaikan

Jemaah Haji Khusus 2026 Tiba di Tanah Air. MHG: Haji Mabrur Terkoneksi dengan Kebaikan

Komentar
Berita Terbaru