Mati Mesin di Perairan Tanjung Semau-Kupang, Lima Nelayan Dievakuasi
digtara.com – Lima orang nelayan asal Kota dan Kabupaten Kupang, NTT nyaris tenggelam setelah kapal yang ditumpangi mengalami mati mesin pada Kamis (17/8/2023) malam.
Baca Juga:
Mereka berhasil dievakuasi tim SAR gabungan dari Stasiun Bakamla Kupang dan Basarnas Kupang.
Kelima nelayan ini yakni Jem (49) asal Kabupaten Kupang, Ruslan (52), Sidik (43), Indra (43) dan Jefri (29). Mereka merupakan nelayan asal Kecamatan Alak, Kota Kupang.
Baca: Warga Kupang jadi Korban Penipuan ASN Dinas Kominfo NTT yang Juga Calo PNS
Kapal yang dipakai kelima nelayan ini mengalami mati mesin di perairan Tanjung Semau, Kabupaten Kupang pada Kamis malam.
Jema kemudian meminta bantuan evakuasi pada Basarnas Kupang.
“Basarnas Kupang menerima informasi dari Jems bahwa telah terjadi kecelakaan kapal dengan 5 orang POB mengalami mati mesin di perairan Tanjung Semau, Kabupaten Kupang,” ujar Kepala kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Kupang, I Putu Sudayana, Jumat (18/8/2023).
Merespon laporan tersebut, pada Kamis malam pukul 21.20 Wita, Tim SAR Gabungan (Basarnas dan Stasiun Bakamla Kupang) langsung bergerak menuju lokasi kejadian menggunakan RIB 10 Basarnas Kupang.
Satu jam kemudian, korban berhasil ditemukan dalam keadaan selamat dan langsung dievakuasi menuju pelabuhan Navigasi Kupang.
Dua ABK yakni Jems dan Ruslan masih menunggu kapal bantuan. Sementara tiga ABK yang sudah dievakuasi yakni Sidik, Indra dan Jefri.
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami diĀ Google News
Mati Mesin di Perairan Tanjung Semau-Kupang, Lima Nelayan Dievakuasi
Operasi Hari Kedua Pencarian, Nelayan di Rote Ndao Ditemukan Meninggal Dunia
Nelayan Rote Ndao Yang Hilang Saat Mencari Rumput Laut Belum Juga Ditemukan
Nelayan di Rote Ndao Hilang Saat Mengambil Rumput Laut, Tim SAR Gabungan Bantu Pencarian
Hilang Saat Cari Ikan, Nelayan di Sikka Ditemukan Meninggal Dunia
Polairud Polda NTT Salurkan Ribuan Liter Air Bersih Bagi Warga di Pulau Kera