Warga di Kupang Kerubungi Mobil Tangki Minyak Tanah
digtara.com – Pemerintah menggelar operasi pasar minyak tanah, Sabtu (26/11/2022).
Baca Juga:
Operasi pasar digelar guna memenuhi kebutuhan warga Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur atas minyak tanah yang langka sejak sepekan terakhir.
Walaupun digelar di tiga tempat berbeda, operasi pasar ini dipadati warga.
Seperti yang terlihat di alun-alun Kota Kupang, Kecamatan Kelapa Lima, Kota Kupang, warga membludak sejak pagi, sambil membawa jerigen mereka masing-masing.
Baca: Kapolres Kupang Buka Kembali Penanganan Kasus Kematian Yang Mandek Sejak tahun 2013
Agar tertib dan merata dalam pembagian, operasi pasar pun dipindahkan ke dalam markas Polsek Kelapa Lima.
Warga pun mengejar mobil tangki pengangkut minyak tanah, bahkan ada yang sampai naik ke atas mobil.
Salah satu warga Kecamatan Kelapa Lima, Haja Hasri mengatakan, dia mengantri sejak pukul delapan pagi untuk mendapatkan minyak tanah.
Informasi pasar ini dia ketahui melalui pesan berantai di grup whatsapp.
“Saya sudah disini dari jam delapan pagi, saya dapat informasi ini dari grup whatsapp sejak tadi malam, sehingga saya datang antri pagi-pagi. Minyak tanah langka, kita mau masak susah sekali,” jelasnya.
Awalnya operasi pasar hendak digelar di alun-alun Kota Kupang, namun demi keamanan dan kenyamanan pihaknya memindahkan ke dalam halaman mapolsek.
Polisi berkoordinasi dengan penyelenggara dan diputuskan untuk di gelar di dalam polsek biar bisa aman, nyaman dan tertib.
operasi pasar juga terlihat aman dan tertib walaupun warga membludak, untuk mendapatkan minyak tanah.
Warga yang datang dibatasi hanya membawa pulang dua jerigen, dan harus wajib membawa serta mengumpulkan KTP asli, jika tidak maka tidak akan dilayani.
Ada dua mobil tangki minyak tanah yang disediakan untuk melayani warga Kecamatan Kelapa Lima, dengan stok sebanyak 200 liter.
Untuk kelancaran dan ketertiban, petugas menahan KTP warga saat mengambil minyak tanah sehingga tidak terjadi pendobelan.
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Warga di Kupang kerubuti Mobil Tanki Minyak Tanah
Rais Syuriah PWNU Jawa Tengah Dukung Penuh Langkah PBNU dalam Merespon Pemberitaan Trans7 yang Dinilai Mencoreng Martabat Pesantren
Ribut Pasca Mabuk Miras, Sejumlah Pemuda di Kupang Diamankan Polisi
Tersangka Pembuang Bayi di Kupang Dilimpahkan ke Kejaksaan
Dinkes dan BKD Langkat Bantah Tudingan Pungli: Proses Kenaikan Jabatan Sesuai Regulasi Nasional
Ketua DPRD Sumut Sambut KoJAM Dalam Kolaborasi Pemberitaan