Jumat, 09 Januari 2026

Seskab Teddy: Pemerintah Bergerak Sejak Detik Pertama Tangani Bencana di Aceh, Sumut, dan Sumbar

Arie - Sabtu, 20 Desember 2025 08:35 WIB
Seskab Teddy: Pemerintah Bergerak Sejak Detik Pertama Tangani Bencana di Aceh, Sumut, dan Sumbar
Foto: BPMI Setpres
Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya menyampaikan keterangan pers di Posko Terpadu Penanggulangan Bencana Alam, Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, pada Jumat, 19 Desember 2025.

digtara.com - Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa pemerintah telah bergerak cepat sejak detik pertama dalam menangani bencana alam yang melanda Provinsi Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.

Baca Juga:

Penegasan tersebut disampaikan Seskab Teddy saat memberikan keterangan pers di Posko Terpadu Penanggulangan Bencana Alam, Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, Jumat (19/12/2025).

Seskab Teddy menanggapi opini publik yang menilai pemerintah lamban dalam merespons bencana. Ia menjelaskan bahwa hujan deras telah terjadi sejak 24 hingga 26 November 2025, dengan puncak intensitas pada 25 dan 26 November. Sejak hari pertama, seluruh unsur terkait di lapangan langsung bergerak melakukan penanganan, meskipun tanpa sorotan media.

"Yang di lapangan ini, seluruh petugas TNI, Polri, Basarnas, BNPB daerah, semuanya bergerak di detik pertama, hari pertama, tanpa kamera," ujar Seskab Teddy.

Baca Juga:
Pada hari yang sama, Presiden Prabowo Subianto langsung berkomunikasi dengan para kepala daerah terdampak. Presiden juga menginstruksikan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno untuk mengoordinasikan mobilisasi seluruh kekuatan nasional.

"Bapak Presiden menginstruksikan Menko PMK untuk mengoordinir mobilisasi seluruh kekuatan yang kita miliki, langsung ke lokasi," lanjutnya.

Seskab Teddy menjelaskan bahwa pada 27 November 2025, seluruh helikopter yang tersedia di Pulau Sumatra, serta helikopter dan pesawat dari Pulau Jawa, dikerahkan ke wilayah terdampak. Armada udara tersebut digunakan untuk mengangkut logistik, genset PLN, serta mendukung evakuasi warga.

Sekitar 20 ribu personel gabungan TNI, Polri, relawan, dan masyarakat setempat turut dikerahkan dalam operasi penanganan darurat.

"Angkat genset PLN, angkat logistik. Semua dilakukan tanpa liputan, tanpa kamera," tegasnya.

Memasuki 30 November 2025, upaya pemulihan mulai menunjukkan hasil. Akses jalan dan jaringan listrik di 52 kabupaten terdampak berhasil dipulihkan secara bertahap. Menurut Seskab Teddy, pemulihan tersebut merupakan hasil kerja bersama antara pemerintah dan masyarakat.

Baca Juga:

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Polres Alor-NU Gelar Istighotsah untuk Keamanan dan Korban Bencana Aceh dan Sumatera

Polres Alor-NU Gelar Istighotsah untuk Keamanan dan Korban Bencana Aceh dan Sumatera

Ringankan Beban Nasabah di Sumatera, Bank Mandiri Berikan Relaksasi Kredit hingga 3 Tahun

Ringankan Beban Nasabah di Sumatera, Bank Mandiri Berikan Relaksasi Kredit hingga 3 Tahun

Ratusan Warga Ikuti Semarang Humanity Run 2025 – Charity Color Run PMI Kota Semarang

Ratusan Warga Ikuti Semarang Humanity Run 2025 – Charity Color Run PMI Kota Semarang

Tolak Bantuan Asing untuk Bencana Sumatra, Prabowo Tegas: Terima Kasih, Indonesia Mampu

Tolak Bantuan Asing untuk Bencana Sumatra, Prabowo Tegas: Terima Kasih, Indonesia Mampu

Istana: Hampir Seluruh Rumah Sakit Terdampak Bencana di Sumatera Kembali Berfungsi

Istana: Hampir Seluruh Rumah Sakit Terdampak Bencana di Sumatera Kembali Berfungsi

Presiden Prabowo Tiba di Qatar untuk Kunjungan Resmi

Presiden Prabowo Tiba di Qatar untuk Kunjungan Resmi

Komentar
Berita Terbaru