Evaluasi Penyelenggaraan Haji 2025, DPD RI Usul BP Haji Jadi Kementerian
Haji 2025
Ahsan Fauzi - Rabu, 09 Juli 2025 10:29 WIB
Humas DPD RI
Wakil Ketua Komite III DPD RI, Jelita Donal, Lc saat evaluasi penyelenggaraan haji 2025
digtara.com - Komite III Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) telah menuntaskan finalisasi hasil pengawasan atas pelaksanaan Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umrah, dengan fokus pada evaluasi penyelenggaraan ibadah haji tahun 1446 H/2025 di Komplek Parlemen Senayan, Jakarta, Senin (7/7/2025).
Dari hasil evaluasi tersebut, Komite III DPD RI menyoroti sejumlah isu krusial yang perlu segera ditindaklanjuti oleh pemerintah dan para pemangku kepentingan.
"Penyelenggaraan ibadah haji tahun ini memperlihatkan sejumlah tantangan serius, baik dari sisi regulasi, kelembagaan, hingga teknis di lapangan. Oleh karena itu, Komite III merekomendasikan agar dilakukan revisi terhadap UU No. 8 Tahun 2019 untuk memperkuat tata kelola dan perlindungan terhadap jemaah haji Indonesia," ujar Wakil Ketua Komite III DPD RI, Jelita Donal, Lc., dalam keterangan rilisnya, Rabu (9/7/2025).
Salah satu usulan penting dari Komite III adalah peningkatan status Badan Penyelenggara Haji (BP Haji) menjadi Kementerian Haji Republik Indonesia. Hal ini dimaksudkan agar Indonesia memiliki kelembagaan yang setara dan setingkat dengan Kementerian Haji Arab Saudi, demi meningkatkan efektivitas diplomasi dan koordinasi bilateral.
"Peningkatan status kelembagaan ini menjadi kebutuhan strategis agar Indonesia tidak hanya sebagai negara pengirim jemaah terbesar, tetapi juga memiliki otoritas kuat dalam perencanaan, pengawasan, dan negosiasi dengan pihak Arab Saudi," tegasnya.
Komite III juga memberikan catatan serius terhadap kedisiplinan dan profesionalisme petugas haji, serta perlunya penambahan kuota petugas yang proporsional dengan jumlah jemaah.
"Kami menerima banyak laporan terkait rendahnya kedisiplinan sebagian petugas, serta kekurangan jumlah petugas di sejumlah sektor layanan jemaah. Ini harus dibenahi agar pelayanan kepada jemaah lebih optimal dan manusiawi," imbuhnya.
Isu lain yang menjadi sorotan adalah permasalahan dalam sistem syarikah (perusahaan penyedia layanan jemaah di Arab Saudi) terutama dalam hal input data jemaah dan komunikasi.
"Banyak persoalan lapangan bersumber dari input data jemaah yang tidak akurat, sehingga berdampak pada ketidaksesuaian layanan. Komunikasi antara otoritas Indonesia dan pihak syarikah juga perlu ditingkatkan dengan sistem yang lebih transparan dan akuntabel," jelas Jelita Donal.
Komite III DPD RI berharap agar hasil pengawasan ini dapat menjadi landasan perbaikan kebijakan, serta mendorong transformasi sistem penyelenggaraan haji Indonesia menjadi lebih profesional, berkelanjutan, dan berorientasi pada kenyamanan serta keselamatan jemaah. (San).
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Baca Juga:
- MTQ Nasional XXXI di Kota Semarang Jateng Resmi Dibuka, Pesan Damai Dipancarkan ke Seluruh Indonesia
- Jelang MTQ Nasional XXXI, Iswar Ajak Warga Semarang Sambut Kafilah dengan Ramah
- Sambut MTQ Nasional XXXI, Kemenag Bersama Ormas, Komunitas, Relawan Resik-resik Masjid dan Santri Gelar Geber Mas di Masjid Agung Semarang
SHARE:
Tags
BP HajiDPD RIEvaluasi Penyelenggaraan Haji 2025Haji 2025Haji 2026Jelita Donal LcKemenagKemenag RIKomite III DPD RIUU No. 8 Tahun 2019
Berita Terkait
MTQ Nasional XXXI di Kota Semarang Jateng Resmi Dibuka, Pesan Damai Dipancarkan ke Seluruh Indonesia
Jelang MTQ Nasional XXXI, Iswar Ajak Warga Semarang Sambut Kafilah dengan Ramah
Sambut MTQ Nasional XXXI, Kemenag Bersama Ormas, Komunitas, Relawan Resik-resik Masjid dan Santri Gelar Geber Mas di Masjid Agung Semarang
Orang Tua Dokter Icha Mengadu ke DPD RI Terkait Proses Hukum
Tingkat Kepuasan Jemaah Haji 2026 Tembus 91,45%, Tonggak Sejarah Penyelenggaraan Ibadah Haji
Singgih Januratmoko: KUA Jadi Wajah Pertama Kemenag, Anggaran Harus Ditingkatkan untuk Perkuat Layanan Umat
Komentar
Berita Terbaru
Tindakan Tegas dan Terukur Aparat Pada Residivis Berbuntut Pada Aksi Warga Datangi Polres Sumba Barat
Telur Itik Cage-Free Mulai Didorong, Peternak Diminta Terapkan Pemeliharaan Bertanggung Jawab
3 Rekomendasi Smartwatch untuk Lansia dengan Fitur Deteksi Jatuh dan SOS
Songsong HUT Polantas Ke-71, Direktur Lalu Lintas Polda NTT dan Jajaran Anjangsana Ke Purnawirawan dan Anggota Sakit
Siswa MTsN 2 Kisaran Diduga Keracunan MBG, LBH Medan Desak Polda Sumut Turun Tangan
Pangdam IX/Udayana Silaturahmi Dengan Kapolda NTT dan Jajaran
Satlantas Polres Sumba Barat Daya Anjangsana ke Kediaman Mantan Kasat Lantas Pertama