Aktivitas Pendakian 4 Gunung di Sumbar Ditutup

Baca Juga:
Keempat gunung tersebut adalah Gunung Marapi, Gunung Singgalang, Gunung Tandikek dan Gunung Sago.
Plh Kepala Balai BKSDA Sumbar Dian Indriati mengatakan, penutupan aktivitas pendakian empat gunung itu untuk antisipasi dampak erupsi Gunung Marapi.
"Penutupan ini untuk mengantisipasi dampak erupsi Gunung Marapi, serta melarang pendakian yang dilakukan oleh pendaki pada akhir tahun," katanya melansir suara.com, Jumat (21/12/2023).
Pihaknya belum mamastikan berapa lama penutupan empat gunung tersebut.
Sebab, pihaknya harus berkoordinasi dengan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) sebagai institusi yang berwenang mendeteksi aktivitas gunung.
"Mengenai kualitas udara dan cuaca, BKSDA juga berkoordinasi dengan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika," ujarnya.
Dian menegaskan BKSDA Sumbar tidak akan bertanggungjawab terhadap keselamatan para pendaki yang nekat melakukan pendakian di gunung yang aktivitasnya ditutup.
Selain itu, dirinya berharap adanya dukungan penuh dari pemerintah daerah, aparat keamanan, wali nagari (kepala desa) dan masyarakat di sekitar empat gunung itu untuk mengawasi adanya aktivitas pendakian.
Diketahui, pascaerupsi Gunung Marapi tercatat 24 orang pendaki meninggal dunia dari 75 pendaki yang tercatat berdasarkan data sistem booking online BKSDA setempat.

4.188 Narapidana di Sumbar Terima Remisi HUT RI ke-80, 132 Orang Langsung Bebas

Enam Ekor Perkici Timor Dilepasliarkan di Kawasan Hutan Lindung Gunung Lakaan

Asesor UNESCO Terpukau Peninggalan Geologi dan Budaya Kaldera Toba

Kepala BP Haji Minta Peran dan Kontribusi Perguruan Tinggi Sukseskan Penyelenggaraan Haji 2026

Hilang di Gunung Babnain-Mutis, Dua Pendaki Asal Kupang Ditemukan Selamat
