Berkedok Tim Doa, Tukang Urut di Kupang Cabuli Sejumlah Ibu Rumah Tangga

tukang urut
ilustrasi

digtara.com – SM alias Stef (42), warga Kelurahan Nunumeu, Kecamatan Kota Soe, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), NTT harus berurusan dengan polisi di Polres Kupang Kota. Tukang Urut

Pria yang sehari-hari bekerja sebagai tukang urut ini dilaporkan sejumlah ibu rumah tangga karena kasus cabul.

SM merupakan tetangga para korban. Ia ngekos di belakang Hotel Debitos RT 29/RW 09, Kelurahan Fatululi, Kecamatan Oebobo, Kota Kupang, sejak bulan November 2020 lalu.

Muat Lebih

Para korban yang sudah melapor ke polisi masing-masing YFS (23), RF (22), AS (40) dan MB (36).

“Dia mengaku sebagai tim doa dan bisa mendoakan orang yang sakit atau memiliki masalah kesehatan dan masalah lainnya,” ujar para korban saat ditemui di Mapolres Kupang Kota, Senin (12/4/2021).

Baca: Bapak Cabuli Anak Kandungnya, Polisi: Korban Masih Virgin

Karena SM yang juga bekerja sebagai tukang kayu mengaku sebagai tim doa, maka para korban meminta bantuan pelaku mendoakan agar masalah mereka bisa terselesaikan.

Para korban memiliki beban masing-masing. Ada yang berharap segera mendapatkan anak, mendoakan rumah tangganya yang bermasalah dan minta kesembuhan dari sakit.

Korban disuruh masuk ke kamar pelaku dan bugil

Pos terkait

Tinggalkan Balasan