Masalah Utang Babi, Warga di Sumba Barat Daya Tewas Dianiaya
Imanuel Lodja - Senin, 13 Juli 2026 16:10 WIB
ist
Masalah Hutang Babi, Warga di Sumba Barat Daya Tewas Dibacok Dengan Parang
Saat berusaha menyelamatkan diri, korban terjatuh dan pelaku langsung menghampiri kemudian membacok korban dengan parang menyebabkan korban meninggal di lokasi kejadian.
Baca Juga:
Wakapolres Sumba Barat Daya, Kompol Marthinus Ardjon membenarkan peristiwa ini.
"Penyebab tindak pidana pembunuhan ini karena masalah hutang piutang," ujarnya pada Senin (13/7/2026).
Diakui kalau kejadian ini terjadi secara spontan diawali cekcok antara korban dan pelaku.
Aparat keamanan Polsek Kodi Bangedo dan Polres Sumba Barat Daya langsung mendatangi lokasi kejadian melakukan olah TKP.
Polisi juga menghimbau agar masyarakat tetap tenang dan tetap menjaga situasi keamanan serta tidak melakukan aksi balas dendam karena bisa merugikan diri sendiri dan orang lain.
Baca Juga:
Jenazah korban sudah dilakukan VER oleh tim medis Puskesmas Walla Ndimu dan sudah diserahkan kepada pihak keluarga.
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Polisi masih menyelidiki kasus ini guna mengamankan terduga pelaku.
Editor
: Arie
SHARE:
Tags
Berita Terkait
DPD RI Ajak Mahasiswa Unisvet Berkontribusi untuk Jawa Tengah, Soroti Potensi Maritim dan Pertanian
Polisi dan Tim Terpadu di Sumba Barat Daya Pantau Pelayanan BBM di SPBU
Aksi Pemalakan di Sumba Barat Daya Sering Terjadi Bahkan Anggota Jadi Korban, Polisi Langsung Bekuk Pelaku
RUU Pelindungan Ketenagakerjaan Jadi Era Baru Hukum Ketenagakerjaan, Ini Poin Pentingnya
Lagi Dua Pelaku Diamankan, Total Empat Pelaku Kasus Penyerangan di Sumba Barat Daya Ditangkap Polisi
Dua Pelaku Penyerangan di Sumba Barat Daya Dibekuk Polisi, Empat Pelaku Lain Termasuk Anak Kandung Korban Masih Buron
Komentar
Berita Terbaru
37 Peserta Seleksi PAG Polda NTT Tidak Memenuhi Syarat Tes Psikologi, Tersisa 102 Peserta
Tim SAR Gabungan Lakukan Penyisiran dan Penyelaman Dalam Operasi Hari Kedua Tenggelamnya KM Feronia di Labuan Bajo
Warga Kota Kupang Antri BBM, Polisi Pantau Aktivitas SPBU
DPD RI Ajak Mahasiswa Unisvet Berkontribusi untuk Jawa Tengah, Soroti Potensi Maritim dan Pertanian
Pemuda di Ngada-NTT Ditemukan Meninggal Gantung Diri
Kapal Wisata Tenggelam, Polisi Periksa Kru Kapal
Undana-RSUD Prof Dr WZ Yohanes Kupang Hadirkan Layanan Bocor Jantung dan Kanker Anak Perdana di NTT