Tidak Sama, Ini Perbedaan Sperma dan Air Mani
Digtara.com |MEDAN,- Masih banyak orang yang keliru dalam memahami perbedaan dari air mani dengan sperma. Banyak orang masih menganggap bahwa dua hal itu sama padahal pada kenyataannya berbeda.
Baca Juga:
- 5 Rekomendasi Smartwatch Pengukur Detak Jantung Terbaik untuk Orang Tua
- Pastikan Jemaah Sehat dan Layak Berangkat, Wamenhaj Tinjau Langsung Proses Pemeriksaan Istithaah Kesehatan Calon Jemaah Haji di Puskesmas
- Program SPELING Antarkan Pemprov Jateng Raih Penghargaan Layanan Kesehatan Terbaik, Anggota DPRD Jateng Abdul Hamid Minta Fokus Peningkatan Kualitas d
Dalam acara diskusi ‘Penanganan Gangguan Kesuburan di Indonesia, Bayi Tabung Pintar dan Terjangkau sebagai Pilihan’ dokter Obstetri dan Ginekologi Beeleonie menjelaskan perbedaan air mani dan sperma.
“Kalau yang keluar (setelah pria ejakulasi) secara nyata dan dilihat mata telanjang itu namanya air mani. Kalau sperma memang ada di dalam air mani, tapi ada atau tidaknya sperma itu dilihat di bawah mikroskop,” jelas Beeleonie di Madame Delima Restaurant, Jakarta.
Untuk melihat dan mengetahui apakah sperma yang dihasilkan sehat, menggunakan mikroskop. Sampel air mani dibawa ke laboratorium dan dianalisis dengan mikroskop.
“Kalau misalnya ada pasangan suami istri yang bilang, ‘Dok, sperma suami saya banyak banget.’ Tidak mungkin dia tahu dan lihat sperma, karena sperma hanya bisa dilihat di bawah mikroskop. Yang bisa dilihat mata langsung ya air mani,” tambah Beeleonie.
Air mani mengandung sel sperma dan cairan plasma lainnya. Warna air mani putih, kuning atau agak keabu-abuan, dan kental. Cairan ini dilepaskan saat pria mengalami ejakulasi.
Setelah beberapa waktu ejakulasi, air mani berubah menjadi cairan layaknya jeli yang lengket.
Sebagaimana dilansir Andrology Center, sperma adalah sel reproduksi yang tidak terlihat dengan mata telanjang. Sperma ditransfer ke sistem reproduksi wanita selama hubungan seksual.
Selama proses pembuahan, inti sperma menyatu dengan inti telur untuk membentuk embrio. Embrio ini kemudian tumbuh menjadi bayi. (lp6)
(LPN)
5 Rekomendasi Smartwatch Pengukur Detak Jantung Terbaik untuk Orang Tua
Pastikan Jemaah Sehat dan Layak Berangkat, Wamenhaj Tinjau Langsung Proses Pemeriksaan Istithaah Kesehatan Calon Jemaah Haji di Puskesmas
Program SPELING Antarkan Pemprov Jateng Raih Penghargaan Layanan Kesehatan Terbaik, Anggota DPRD Jateng Abdul Hamid Minta Fokus Peningkatan Kualitas d
Hari Kesehatan Nasional 2025, Sarif Kakung Dukung Program Pelayanan Kesehatan Dokter Spesialis Keliling
Puluhan Warga Kupang Barat Dapat Layanan Kesehatan Gratis dari Polda NTT