Perdana Menteri Timor Leste Mengundurkan Diri
digtara.com | JAKARTA – Perdana Menteri Timor Leste, Taur Matan Ruak, menyatakan pengunduran dirinya sebagai Perdana Menteri Timor Leste. Pernyataan pengunduran diri itu disampaikan kepada Presiden Timor Leste, Fransisco Guterres pada Selasa (25/2/2020).
Baca Juga:
Seperti dilansir AFP, Taur menyebut pengunduran dirinya sebagai ‘jalan buntu’. Itu setelah partai politik pendukungnya menyatakan pembubaran diri.
“Saya sudah bertemu dengan Presiden Guterres dan telah mengajukan pengunduran diri dari posisi sebagai perdana menteri,”sebutnya.
Ia mengatakan akan tetap menjalankan tanggung jawab sebagai perdana menteri sampai permohonan pengunduran dirinya disetujui oleh presiden.
Terlahir sebagai Jose Maria Vasconcelos, Taur dilantik sebagai perdana menteri pada Juni 2008 di tengah krisis politik yang dihadapi Timor Leste.
Penunjukan Taur sebagai perdana menteri menandai pemerintahan kedua Timor Leste sejak merdeka dari Indonesia pada 2002 lalu.
Taur Matan Ruak atau berarti ‘dua mata yang tajam’ merupakan seorang komandan perlawanan Timor Timur sebelum menjadi kepala tentara di awal berdirinya Timor Leste.
[AS]
Kasus Penganiayaan Oleh WNA Timor Leste Berlanjut, Polisi Serahkan Tersangka ke JPU
Kapolres Malaka-Komandan UPF PNTL Perkuat Sinergi Keamanan Perbatasan Indonesia–Timor Leste
Masuk Indonesia Secara Non Prosedural, Belasan Warga Timor Leste Diamankan Polisi
Tim URC Satreskrim Polres Belu Amankan Satu Sepeda Motor Curian di Perbatasan Timor Leste
Curi Motor di Malaka Untuk Dijual di Timor Leste, Satu Pemuda Malaka Diamankan Dan Satu Buron