30.299 Jemaah Haji Indonesia Tiba di Tanah Suci, Daker Bandara Perkuat Layanan Lansia
digtara.com - Memasuki hari kelima kedatangan, Minggu, (26/04/2026) per 18:00 WAS, sebanyak 30.299 jemaah haji Indonesia telah tiba di Tanah Suci. Dari jumlah tersebut, tercatat 6.173 jemaah lanjut usia yang ikut dalam rombongan kedatangan, tersebar dalam 78 kelompok terbang atau kloter.
Baca Juga:
- Tak Menyangka Namanya Diabadikan untuk Masjid di Arab Saudi, Tiba di Makassar Saifuddin Disambut Pelukan Hangat Menteri Haji
- Jemaah Haji Khusus 2026 Tiba di Tanah Air. MHG: Haji Mabrur Terkoneksi dengan Kebaikan
- Imam Tunanetra Asal Sinjai Diabadikan Jadi Nama Masjid di Arab Saudi, Ingin Bisa Melihat Lagi dan ke Tanah Suci Lagi
Kedatangan jemaah terus berlangsung secara bertahap. Petugas haji Daerah Kerja Bandara memastikan seluruh proses pelayanan berjalan tertib, mulai dari penyambutan jemaah, pendampingan lansia dan disabilitas, pengawasan barang bawaan, hingga pengaturan pergerakan jemaah menuju area transportasi.
Kepala Daerah Kerja Bandara, Abdul Basir, menegaskan bahwa tingginya jumlah jemaah lansia menjadi perhatian khusus dalam pelayanan tahun ini. Karena itu, sejumlah fasilitas pendukung disiapkan agar jemaah dapat melewati proses kedatangan dengan lebih nyaman, aman, dan manusiawi."Sampai hari ini, 30.299 jemaah telah tiba di Tanah Suci melalui 78 kloter. Dari jumlah itu, 6.173 di antaranya adalah jemaah lansia. Angka ini menjadi perhatian kami, karena pelayanan di bandara harus benar-benar responsif terhadap kondisi jemaah yang baru menempuh perjalanan panjang," ujar Abdul Basir di Madinah, Minggu (26/04/2026).
Ia menjelaskan, Daker Bandara terus memperkuat layanan ramah lansia dengan menyiapkan fasilitas tambahan di titik-titik layanan kedatangan. Fasilitas tersebut meliputi pampers bagi jemaah lansia yang membutuhkan, mobil golf untuk membantu mobilitas jemaah di area paviliun, serta payung kursi roda di seluruh terminal.
Baca Juga:
Menurut Abdul Basir, layanan bandara adalah tentang kepekaan petugas dalam membaca kebutuhan jemaah. Apalagi, sebagian jemaah tiba dalam kondisi lelah setelah menjalani penerbangan panjang dari Tanah Air.
"Petugas kami minta bekerja cepat dan peka. Ada jemaah yang kuat berjalan, ada yang perlu dituntun, ada yang harus segera dibantu kursi roda. Semua harus dilayani dengan pendekatan yang sabar dan penuh empati," tambahnya.
Petugas juga terus ditempatkan di titik-titik layanan strategis untuk membantu jemaah saat antre, pengambilan bagasi, pemeriksaan dokumen, hingga pergerakan menuju bus. Koordinasi lintas unsur di bandara pun terus diperkuat agar setiap kedatangan kloter dapat tertangani dengan baik.Baca Juga:
Abdul Basir memastikan bahwa Daker Bandara akan terus melakukan evaluasi harian seiring bertambahnya kedatangan jemaah.
"Kedatangan jemaah masih terus berjalan. Karena itu, layanan di bandara akan terus kami evaluasi setiap hari. Prinsipnya, jemaah harus merasa aman, nyaman, terbantu, dan merasakan negara benar-benar hadir dalam memenuhi kebutuhan mereka," tutupnya.
Baca Juga:
Tak Menyangka Namanya Diabadikan untuk Masjid di Arab Saudi, Tiba di Makassar Saifuddin Disambut Pelukan Hangat Menteri Haji
Jemaah Haji Khusus 2026 Tiba di Tanah Air. MHG: Haji Mabrur Terkoneksi dengan Kebaikan
Imam Tunanetra Asal Sinjai Diabadikan Jadi Nama Masjid di Arab Saudi, Ingin Bisa Melihat Lagi dan ke Tanah Suci Lagi
Rela Jual Sawah Untuk Naik Haji, Doa Ingin Dapat Jodoh
69.388 Jemaah Haji Tiba, Kemenhaj Dorong Sukses Peradaban melalui Kemabruran Haji
63.813 Jemaah Haji Telah Tiba di Tanah Air, Kemenhaj Ajak Jemaah Jaga Kemabruran
Tak Menyangka Namanya Diabadikan untuk Masjid di Arab Saudi, Tiba di Makassar Saifuddin Disambut Pelukan Hangat Menteri Haji
Rekomendasi HP AI Harga Rp1 Jutaan Terbaik 2026, Fitur Pintar Kini Makin Terjangkau
Pemda Mulai Tuntaskan Perkada, Dana TKD Rp10,6 Triliun Siap Didorong untuk Pemulihan Pascabencana
Cek Harga Emas ANTAM dan UBS di Pegadaian Hari Ini Minggu 14 Juni 2026
Jemaah Haji Khusus 2026 Tiba di Tanah Air. MHG: Haji Mabrur Terkoneksi dengan Kebaikan
Batang Pohon Senna Patah, Timpa Belasan Sepeda Motor dan Tiang Lampu di Tebing Tinggi
Imam Tunanetra Asal Sinjai Diabadikan Jadi Nama Masjid di Arab Saudi, Ingin Bisa Melihat Lagi dan ke Tanah Suci Lagi