Kamis, 16 Juli 2026

Serangan AS-Israel ke Iran Ancam Harga Minyak dan Picu Risiko Resesi Global

Arie - Minggu, 01 Maret 2026 08:45 WIB
Serangan AS-Israel ke Iran Ancam Harga Minyak dan Picu Risiko Resesi Global
suara.com
Serangan AS-Israel ke Iran Ancam Harga Minyak dan Picu Risiko Resesi Global
Risiko Tambahan di Teluk Persia

Baca Juga:

Situasi semakin kompleks setelah media pemerintah Iran melaporkan adanya serangan rudal ke pangkalan Amerika Serikat di kawasan Teluk, termasuk di Qatar, Kuwait, Uni Emirat Arab, dan Bahrain.

Ketegangan ini mendorong perusahaan asuransi menaikkan premi kapal tanker secara signifikan, bahkan berpotensi menolak memberikan perlindungan bagi kapal yang melintasi Teluk Persia.

Jika eskalasi berlanjut dan Selat Hormuz benar-benar terganggu, dampaknya tidak hanya pada harga minyak, tetapi juga terhadap inflasi global, pertumbuhan ekonomi, serta stabilitas pasar keuangan dunia.

Baca Juga:

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Konflik AS-Iran Memanas, Serangan Rudal Meluas hingga Negara Teluk dan Selat Hormuz Kembali Ditutup

Konflik AS-Iran Memanas, Serangan Rudal Meluas hingga Negara Teluk dan Selat Hormuz Kembali Ditutup

Timur Tengah Membara Lagi! Iran Balas Serangan AS, Luncurkan Rudal dan Drone ke Sejumlah Pangkalan Militer Amerika

Timur Tengah Membara Lagi! Iran Balas Serangan AS, Luncurkan Rudal dan Drone ke Sejumlah Pangkalan Militer Amerika

AS-Iran Kembali Berunding di Swiss hingga Penutupan Selat Hormuz Gegara Ulah Israel

AS-Iran Kembali Berunding di Swiss hingga Penutupan Selat Hormuz Gegara Ulah Israel

Harga Minyak Dunia Melonjak Setelah Iran Umumkan Penutupan Selat Hormuz

Harga Minyak Dunia Melonjak Setelah Iran Umumkan Penutupan Selat Hormuz

Harga Minyak Dunia Melonjak di Tengah Kebuntuan Perundingan AS-Iran

Harga Minyak Dunia Melonjak di Tengah Kebuntuan Perundingan AS-Iran

Kapal Mati Mesin di Perairan Otan, Dua Nelayan Diselamatkan Tim SAR Gabungan

Kapal Mati Mesin di Perairan Otan, Dua Nelayan Diselamatkan Tim SAR Gabungan

Komentar
Berita Terbaru