Sabtu, 10 Januari 2026

Penasehat Hukum Terdakwa Sebut Prada Lucky Akui LGBT Saat Disiksa

Imanuel Lodja - Jumat, 19 Desember 2025 09:05 WIB
Penasehat Hukum Terdakwa Sebut Prada Lucky Akui LGBT Saat Disiksa
digtara.com/imanuel lodja
Para terdakwa kematian Prada Lucky Namo saat menyampaikan nota pembelaan melalui penasehat hukum mereka
Rekaman suara ini pernah dibahas pada sidang 28 Oktober 2025 yang membuat suasana Pengadilan Militer memanas.

Baca Juga:

Indra Putra mengajukan rekaman suara ini diputar. Hakim Ketua, Mayor Chk Subiyatno, menolaknya karena di luar bukti pengadilan.

Hal ini memicu saling debat antara penasihat hukum dan juga oditur militer.

Oditur menyebut isu itu hanya asumsi yang disimpulkan para terdakwa dan belum terbukti dengan benar.

Baca Juga:

Korban sekaligus saksi, Prada Richard J. Bulan, pada sidang itu juga menyebut dirinya terpaksa mengaku karena terus disiksa sedemikian rupa, terutama pada 28 Juli 2025 oleh Made Juni.

Perwira itu menyiksa dengan menggunakan cabai yang dioleskan ke alat vital korban.

"Saya ditanya berapa kali LGBT tapi saya terpaksa berbohong supaya tidak dipukuli lagi. Kami dicambuk saat tidak mengaku sekitar 5 sampai 6 kali. Setelah saya berbohong langsung terdakwa berhenti," tandas Prada Richard J. Bulan.

Baca Juga:

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Arie
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Komentar
Berita Terbaru