Pembunuh Wanita Hamil dengan 11 Tikaman Tewas Didor Polisi

  • Whatsapp
Ini Motif Tersangka Membunuh Wanita Hamil Asal Aceh
Direktur Reserse Kriminal umum, Kombes Pol Tatan Dirsan Atmaja (tengah) memberi keterangan kepada wartawan (foto:alvi/digtara)

digtara.com – Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Utara berhasil mengungkap pembunuhan sadis terhadap mahasiswi bernama Fitriana (25) wanita asal dusun Petua Ali, Desa Cot Jabet, Kecamatan Ganda Pura, Kabupaten Bireuen, Aceh. Tersangka WD alias Ario sempat ditangkap sebelum akhirnya tewas ditembak, akibat melawan petugas.

Direktur Reserse Kriminal umum, Kombes Pol Tatan Dirsan Atmaja mengungkapkan, tersangka bernama WD alias Ario alias puntung (31) pria asal Nias yang kos di Jalan Kakaktua Gang Nuri Sei Sikambing B, Medan Sunggal, Kota Medan. Ia awalnya ditangkap di Labuhanbatu, Sumatera Utara pada Sabtu (9/1/2021). Polisi lalu membawanya ke Medan.

Pada Minggu (10/1/2021) tersangka diintrogasi dan mengakui perbuatannya dengan melakukan pembunuhan terhadap Fitriana. Tersangka juga melakukan penganiayaan berat terhadap Irvandi Manalu (36) dengan menggunakan sebilah parang sebelum pembunuhan itu terjadi.

Muat Lebih

Tersangka juga mengakui parang yang digunakan untuk membacok korban Irvandi disembunyikannya di gardu PLN di Jalan Perpustakaan, Medan. Sesampainya di lokasi, tersangka mengambil parang dan menebas anggota polisi hingga cedera. Di saat bersamaan, petugas lain menembak tersangka.

“Tersangka memberontak dan mengacungkan parang tersebut sehingga membuat anggota kita terluka. Kemudian anggota lainnya melakukan tindakan tegas dengan menembak tersangka. Lalu tersangka meninggal saat perjalanan ke RS Bhayangkara,” ungkap Kombes Pol Tatan didampingi Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Hadi Wahyudi dalam konferensi pers di Polda Sumut, Minggu (10/1/2021) sore.

Seperti diberitakan digtara.com sebelumnya, jasad wanita berjilbab ditemukan tewas dengan sejumlah luka tikaman di tubuhnya, di halaman Masjid Al Badar, Jalan Gatot Subroto atau Jalan Binjai KM 6.8, Selasa 5 Januari lalu, sekira pukul 22.00 Wib.

Saat ditemukan, di sekujur tubuh perempuan itu terdapat belasan luka bekas tikaman.

Korban yang bernama Fitriana itu diketahui sedang hamil 4 bulan. Menurut polisi, motif pembunuhan itu karena tersangka tidak terima saat korban meminta pertanggungjawaban dengan menikahinya.

Sedangkan untuk korban Irvandi Manalu, tersangka melakukannya karena sakit hati pada korban. Tersangka yang tangan kirinya buntung, kerap diejek oleh tersangka.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

1 Komentar