Tema Korupsi, Jokowi Perketat Pengawasan Sedangkan Prabowo Hukum Pelaku Jadi Penambang Pasir
digtara.com | JAKARTA – Calon presiden nomor 01 Joko Widodo – Ma’ruf Amin dan calon presiden 02 Prabowo Subianto – Sandiga Uno berbeda konsep dalam pemberantasan korupsi dan menciptakan birokrasi bersih.
Baca Juga:
- Presiden Prabowo Apresiasi Penyelenggaraan Haji 2026, Kemenhaj Siapkan Peningkatan Layanan dan Percepatan Masa Tunggu Jemaah
- Serahkan Daging Dam. Wamenhaj: Presiden Prabowo Subianto Memberikan Perhatian yang Besar Terhadap Perjuangan dan Kondisi Kemanusiaan Rakyat Palestina
- Tingkatkan Fasilitas untuk Kenyamanan Jemaah, Fatimah Zahra Pasang Plafon dan Tambah Pendingin AC di Tenda Mina
Menurut Prabowo, saat ini penghasilan para pegawai negeri di birokrasi sangat tidak realistis sehingga membuat mereka ragu akan masa depannya. Kalau kami diberikan kesempatan untuk memimpin Indonesia, maka kami akan meningkatkan rasio menjadi 16 persen sehingga akan ada pemasukan sekitar 60 miliar yang didapatkan negara.
“Saya akan meningkatkan kualitas hidup mereka. Namun kalau mereka masih korupsi tidak salah kalau mereka ditempatkan di pulau terpencil ya nambang pasir gitu terus menerus,” kata Prabowo.
Namun, Jokowi memandang berbeda. Menurutnya untuk menciptakan birokrasi bersih maka perlu dilakukan pengawasan baik dari internal, masyarakat bahkan media. “Setiap yang berprestasi diberikan reward promosi sedangkan yang buruk ada phunismen,” paparnya.
Kata Jokowi, pengawasan ini sangat penting. Kalau semua pihak ikut mengawasi maka perbuatan melawan hukum seperti korupsi akan dapat ditekan. Langkah lainnya yaitu dengan melakukan perampingan birokrasi. “Saya nantinya akan melakukan perampingan birokrasi dan meningkatkan pengawasan,” pungkasnya.
Prabowo – Sandi menjadi orang pertama yang diberikan kesempatan oleh pembawa acara debat pertama Pilpres 2019 di Hotel Bidakara, Jakarta dan setelah itu memberikan kesempatan kepada pasangan Jokowi – Ma’ruf Amin untuk mengomentarinya.(Put)
Presiden Prabowo Apresiasi Penyelenggaraan Haji 2026, Kemenhaj Siapkan Peningkatan Layanan dan Percepatan Masa Tunggu Jemaah
Serahkan Daging Dam. Wamenhaj: Presiden Prabowo Subianto Memberikan Perhatian yang Besar Terhadap Perjuangan dan Kondisi Kemanusiaan Rakyat Palestina
Tingkatkan Fasilitas untuk Kenyamanan Jemaah, Fatimah Zahra Pasang Plafon dan Tambah Pendingin AC di Tenda Mina
Presiden Prabowo Resmikan Museum Marsinah di Nganjuk, Simbol Penghormatan untuk Perjuangan Buruh
Koperasi Merah Putih Resmi Beroperasi, Wabup Deliserdang Ikuti Peresmian 1.061 KDKMP oleh Presiden Prabowo