55 Pendemo Diamankan Polisi Terkait Demo Ricuh di Depan Gedung DPRD Sumut
digtara.com | MEDAN -Polisi mengamankan sebanyak 55 orang pendemo dari aksi unjukrasa berujung ricuh di depan Gedung DPRD Sumatera Utara, Jalan Imam Bonjol, Kota Medan pada Selasa 24 September 2019 lalu. Polisi juga mengamankan seorang buronan kasus teror, yang diduga kuat menunggangi aksi unjukrasa tersebut.
Baca Juga:
- Diduga Tutupi Kasus, Polres Binjai Bungkam soal Kecelakaan Tewaskan Ibu Muda: Pengemudi Fortuner Diduga Anggota Polda Sumut
- Tragis! Ibu Muda di Binjai Tewas Usai Tersenggol dan Terlindas Fortuner, Pengemudi Diduga Anggota Polda Sumut
- Siswa MTsN 2 Kisaran Diduga Keracunan MBG, LBH Medan Desak Polda Sumut Turun Tangan
Kepala Bidang Humas Polda Sumatera Utara, Kombes Pol Tatan Dirsan Atmaja mengatakan, 55 pendemo yang diamankan terdiri dari 51 orang mahasiswa dan 4 orang warga biasa. Sedangkan buron kasus teror yang diamankan berinisial R.
Tatan mengungkapkan, aksi ribuan mahasiswa itu berakhir ricuh pada pukul 15.45 WIB. Akibat kericuhan itu, puluhan mahasiswa mengalami luka-luka, termasuk security DPRD Medan dan sejumlah jurnalis.
“55 orang pendemo yang kita amankan sedang kita periksa. Nanti kita lihat hasil gelar perkaranya apakah memenuhi syarat untuk dijadikan tersangka atau seperti apa. Kalau yang buronan kasus teror, sedang kita lakukan pemeriksaan mendalam untuk selanjutnya nanti kita serahkan ke Detasemen Khusus 88 Antiteror Mabes Polri,”sebut tatan.
Sementara itu terkait video viral penganiayaan mahasiswa pendemo yang diduga dilakukan oleh Polisi, Tatan mengaku sudah melakukan pemeriksaan. “Ya kita periksa,”tukasnya.
Sebelumnya, Kapolda Sumut, Irjen Pol. Agus Andrianto, menegaskan akan menyelidiki oknum polisi yang melakukan penganiayaan terhadap mahasiswa. Agus juga menyebut pihaknya akan tegas melakukan pemeriksaan terhadap setiap orang yang melakukan tindak pidana dalam unjukrasa.
“Yang melakukan itu kita periksa, yang melakukan tindak pidana di dalam unjuk rasa juga kita periksa. Mahasiswa nanti kita lihat keterlibatannya,” tegasnya.
Akibat kerusuhan tersebut, delapan unit kendaraan milik polisi rusak berat dan ada yang sengaja dibakar oleh massa. Tidak hanya itu, sejumlah fasilitas umum juga rusak, seperti kaca gedung DPRD Medan dan DPRD Sumut.
[WIN/AS]
Diduga Tutupi Kasus, Polres Binjai Bungkam soal Kecelakaan Tewaskan Ibu Muda: Pengemudi Fortuner Diduga Anggota Polda Sumut
Tragis! Ibu Muda di Binjai Tewas Usai Tersenggol dan Terlindas Fortuner, Pengemudi Diduga Anggota Polda Sumut
Siswa MTsN 2 Kisaran Diduga Keracunan MBG, LBH Medan Desak Polda Sumut Turun Tangan
Ditpolairud Bantu Antar Jenazah Warga Kurang Mampu Hingga Ke Kabupaten TTS
Polda Sumut Tingkatkan Patroli Saat Blackout Sumbagut, 365 Personel Disiagakan di Medan