Dzulmi Eldin: Saya Sudah Selesai, Lah ! Ada yang Lebih Baik Silakan
Digtara.com | MEDAN – Terkait pengunduran diri Wali Kota Medan, Dzulmi Eldin yang tidak lagi maju sebagai calon Wali Kota pada konstestasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak tahun 2020. Ia mengatakan sudah selesai, dan tidak berambisi untuk ke sana lagi.
Baca Juga:
“Saya sudah selesai lah. Kalau ada yang lebih baik, silakan,” kata Eldin.
Dia mengatakan, dirinya juga tak berambisi lagi menjadi Wali Kota Medan. “Kalau kita tidak bisa berbuat untuk Medan buat apa? Maksud saya jangan semangat gagah-gagahan saja. Oh aku ingin jadi Wali Kota Medan. Pengen top. Jangan lagi seperti itulah,” ucapnya.
Atas dasar itu, katanya, jika ada yang lebih baik, punya komitmen lebih berbuat untuk Medan, mengatasi permasalahan-permasalahan yang ada saat ini seperti banjir dan lainnya, silakan saja.
“Banyak pola yang sudah kita kerjakan untuk Medan, nyatanya banyak kendala-kendala juga. Jarak jangkauan untuk menyelesaikan ini bukan kewenangan kita sendiri. Daya dukung kita juga tidak maksimal,” katanya.
Dia menegaskan yang perlu diketahui, keputusan dia tidak maju lagi bukan karena sesuatu atau tekanan-tekanan lain.
“Apabila memang sudah ada yang lebih baik, kenapa enggak itu yang kita usul. Kalau memang sudah ada generasi muda kita beri kesempatan yang bagus. Tapi siapapun yang dia bisa berbuat untuk Medan,” paparnya.
Dia menegaskan untuk menyelesaikan permasalahan-permasalahan yang ada di Medan ini perlu orang yang bisa menjembatani antara pusat dan daerah. Karena ada beberapa kewenangan yang melibatkan pusat dan daerah.
“Kalau ada yang bisa menjangkau itu, kita bahagia,” tambahnya.[ana]
100 Hari Kerja Polrestabes Medan, 526 Kasus Narkoba Diungkap dan 718 Tersangka Diamankan
Medan Tetapkan Status Tanggap Darurat Bencana hingga 11 Desember 2025
Mahasiswa BEM SI Gelar Demo Tuntut Pencopotan Sekda Medan Terkait Dugaan KKN
Hadiri Lomba Karya Tulis Jurnalis KoJAM, Rico Waas akan Lanjutkan Program UHC-JKMB
Berlayar Bersama PDIP dan PKB, Prof Ridha: Kekuatan Baru Wajah Perubahan Kota Medan