Kapolri Minta Jajaran Humas Rangkul Media
digtara.com | JAKARTA – Kapolri Jenderal Tito Karnavian meminta agar seluruh jajaran humas merangkul media massa untuk menyampaikan informasi kepada masyarakat. Hal ini disampaikannya saat rapat bidang humas Polri dari seluruh Indonesia di gedung Rupatama, Mabes Polri, Jakarta, Senin (17/12). Tujuannya menurut Tito agar pihak kepolisian dapat terbantu dalam menyampaikan informasi unutk menciptakan stabilitas keamanan.
Baca Juga:
“Ngobrol, diskusi, atau kegiatan outdoor dengan teman-teman media dilakukan, sehingga terbangun satu kesamaan pandangan jika berbicara kepentingan bangsa dan negara dan stabilitas keamanan. Ini hanya bisa diwujudkan melalui komunikasi,” katanya.
Tito dalam penjelasannya membagi kategori media dalam dua kategori yakni konvensional dan sosial. Dua media ini menurut Tito masing-masing memiliki peran tersendiri yang juga harus menjadi bahan analisis bagi institusi kepolisian.
“Perlu dilihat juga kalau berita yang dimunculkan oleh teman-teman media atas nama exclusive, profit dan rating tapi berakibat pada keresahan publik atau provokatif,” jelas Tito.
Tito juga berharap polisi humas merangkul komunitas citizen journalism yang aktif di media sosial. Tito menerangkan jika media konvensional memiliki struktur kepemimpinan, maka media sosial lebih dinamis karena tak memiliki struktur tersebut.
“Rangkul citizen journalism. Dalam media konvensional dikenal ada reporter, koordinator liputan, pemred, pemilik media,” jelas Tito.
Didominasi Konsumsi Miras, 346 Orang NTT Meninggal Akibat Lakalantas
Masyarakat NTT Diminta Waspadai Cuaca Ekstrem
Amankan 8.306 Gereja Saat Natal dan Tahun Baru, Polda NTT Kerahkan 3.704 Personil
Pererat Silaturahmi Dengan Purnawirawan Polri, Polda NTT Gelar Anjangsana Natal 2025
Dua Warga di Kabupaten Sikka-NTT Mengaku Dianiaya Oknum Anggota Polri Dengan Popor Senjata