RS Adam Malik Andalkan Kedokteran Nuklir untuk Diagnosis Akurat Berbagai Penyakit
Bisa untuk Skrining Jantung dan Aman Dilakukan
Baca Juga:
- Ancaman Gagal Panen Akibat Cuaca Ekstrem, Wakil Ketua DPRD Jateng Sarif Abdillah Minta Perkuat Mitigasi yang Baik dan Kesiapsiagaan Pemerintah Daerah
- 5 Rekomendasi Smartwatch Pengukur Detak Jantung Terbaik untuk Orang Tua
- Aksi Unjuk Rasa BEM UMN Al-Washliyah di Kanwil BRI Medan Diwarnai Keributan dengan Satpam
Menariknya, kedokteran nuklir juga dapat digunakan untuk skrining penyakit jantung, terutama bagi orang dengan risiko tinggi seperti penderita diabetes, hipertensi, atau perokok aktif.
"Kalau pasien memiliki faktor risiko seperti itu, sangat disarankan untuk melakukan skrining jantung dengan kedokteran nuklir," kata dr Meutia Sari, Sp.KN Subsp Onk(K), dokter lainnya di Sub Instalasi Kedokteran Nuklir RS Adam Malik.
Meskipun menggunakan zat radioaktif, dr Edison menegaskan bahwa pemeriksaan ini aman bagi pasien, karena dosis yang digunakan sangat kecil. Namun, pasien tetap disarankan untuk banyak minum dan mengurangi kontak dengan orang sekitar setelah pemeriksaan untuk mempercepat pembuangan sisa radiasi dari tubuh.
Tersedia dengan Jaminan BPJS Kesehatan
Kabar baiknya, seluruh layanan kedokteran nuklir di RS Adam Malik bisa diakses menggunakan jaminan BPJS Kesehatan, sesuai rujukan dari dokter yang menangani pasien.
Sebagai catatan, RS Adam Malik merupakan fasilitas kedokteran nuklir pertama di luar Pulau Jawa, dan satu-satunya rumah sakit di Sumatera bagian utara yang menyediakan layanan ini hingga saat ini.
Ancaman Gagal Panen Akibat Cuaca Ekstrem, Wakil Ketua DPRD Jateng Sarif Abdillah Minta Perkuat Mitigasi yang Baik dan Kesiapsiagaan Pemerintah Daerah
5 Rekomendasi Smartwatch Pengukur Detak Jantung Terbaik untuk Orang Tua
Aksi Unjuk Rasa BEM UMN Al-Washliyah di Kanwil BRI Medan Diwarnai Keributan dengan Satpam
Kunjungi Toko Merchandise PSMS Medan, Gubernur Bobby Dorong Peningkatan Pemasukan Klub
Direksi PUD Pasar Medan Tinjau Pasar Simalingkar dan Pasar Sentosa Baru, Fokus Penataan dan Kebersihan