Rabu, 11 Maret 2026

RS Adam Malik Andalkan Kedokteran Nuklir untuk Diagnosis Akurat Berbagai Penyakit

Arie - Kamis, 05 Juni 2025 19:22 WIB
RS Adam Malik Andalkan Kedokteran Nuklir untuk Diagnosis Akurat Berbagai Penyakit
ist
RS Adam Malik Andalkan Kedokteran Nuklir untuk Diagnosis Akurat Berbagai Penyakit

digtara.com -Pemeriksaan penunjang merupakan bagian krusial dalam menegakkan diagnosis suatu penyakit. Salah satu metode canggih yang kini digunakan adalah kedokteran nuklir, yakni teknik pencitraan medis yang memanfaatkan isotop radioaktif untuk mengevaluasi fungsi organ dan sistem tubuh.

Baca Juga:

Layanan kedokteran nuklir ini tersedia di RSUP H. Adam Malik, Medan, dan telah beroperasi sejak tahun 2013. Sejak 2022, rumah sakit ini menggunakan teknologi SPECT CT (Single Photon Emission Computed Tomography - Computed Tomography), yang menggabungkan kemampuan pencitraan fungsional dan anatomi dalam satu prosedur.

"Dengan alat ini, kita bisa melakukan banyak pemeriksaan, terutama pada pasien kanker. Yang paling sering dilakukan adalah bone scan, untuk melihat apakah ada metastasis atau penyebaran kanker," ujar dr Edison, Sp.KN Subsp Onk(K), M.Kes, Kepala Sub Instalasi Kedokteran Nuklir RS Adam Malik.

Hasil dari pemeriksaan ini sangat penting bagi dokter onkologi dalam menentukan rencana terapi, seperti apakah kemoterapi harus dilakukan terlebih dahulu atau pasien dapat langsung menjalani operasi, tergantung dari penyebaran penyakit.

Lebih dari Sekadar Deteksi Kanker

Teknologi kedokteran nuklir tidak hanya terbatas untuk mendeteksi kanker. Pemeriksaan ini juga bermanfaat bagi pasien dengan gangguan jantung, ginjal, hingga tiroid.

"Untuk jantung, kami dapat melakukan Cardiac SPECT atau MPI (Myocardial Perfusion Imaging) untuk melihat aliran darah ke otot jantung. Ini penting sebelum tindakan seperti pemasangan stent atau operasi bypass, guna menilai apakah tindakan tersebut akan bermanfaat dan seberapa besar fungsi jantung yang tersisa," jelas dr Edison.

Pada kasus penyakit ginjal, pemeriksaan renogram digunakan untuk menilai fungsi ginjal, terutama pada pasien batu ginjal. Sementara untuk gangguan kelenjar tiroid, kedokteran nuklir membantu dokter endokrin menilai fungsi tiroid sebelum menentukan terapi lebih lanjut.

"Bahkan kami bisa melakukan pemeriksaan menyeluruh seperti whole body scan," tambahnya.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
Tags
Berita Terkait
100 Hari Kerja Polrestabes Medan, 526 Kasus Narkoba Diungkap dan 718 Tersangka Diamankan

100 Hari Kerja Polrestabes Medan, 526 Kasus Narkoba Diungkap dan 718 Tersangka Diamankan

H. Muhammad Husni Wafat, Asisten Deputi Kementerian Koperasi RI Tutup Usia di Medan

H. Muhammad Husni Wafat, Asisten Deputi Kementerian Koperasi RI Tutup Usia di Medan

Kemenhaj Pastikan Perlindungan Jemaah Mulai Kesehatan Hingga Persoalan Hukum dari Arab Saudi Hingga Tanah Air

Kemenhaj Pastikan Perlindungan Jemaah Mulai Kesehatan Hingga Persoalan Hukum dari Arab Saudi Hingga Tanah Air

5 Rekomendasi Tempat Nongkrong di Kota Medan Update Februari 2026, Dari Yang Bergaya Eropa hingga Indonesia Timur

5 Rekomendasi Tempat Nongkrong di Kota Medan Update Februari 2026, Dari Yang Bergaya Eropa hingga Indonesia Timur

Alkes Puskesmas Beru-Sikka meledak, Polisi Turun Tangan

Alkes Puskesmas Beru-Sikka meledak, Polisi Turun Tangan

Andar Amin Harahap Resmi Pimpin Golkar Sumut Periode 2025–2030, Terpilih Aklamasi di Musda XI

Andar Amin Harahap Resmi Pimpin Golkar Sumut Periode 2025–2030, Terpilih Aklamasi di Musda XI

Komentar
Berita Terbaru