Sabtu, 02 Mei 2026

Investor Diminta Waspadai Mata Uang China Yuan

- Senin, 26 Oktober 2020 05:25 WIB
Investor Diminta Waspadai Mata Uang China Yuan

digtara.com – Para pelaku usaha diminta untuk bersiap diri dengan adanya volatilitas pada mata uang China yakni Yuan. Mata uang China yang dikenal sebagai renminbi itu menguat sekitar 1% minggu ini. Penguatan terhadap dolar AS ke level yang tidak terlihat sejak Juli 2018.

Baca Juga:

Kurang dari lima bulan lalu, Yuan berada pada titik terlemahnya terhadap greenback sejak awal 2008. Meskipun demikian berdasarkan titik tengah yang ditetapkan oleh bank sentral, Bank Rakyat China, Beijing telah mengizinkan pasar untuk memainkan peran yang lebih besar dalam nilai tukar.

Spokeswoman State Administration of Foreign Exchange Wang Chunying mengatakan, secara tersirat, volatilitas yuang dalam satu tahun naik menjadi 5%. Angka ini sedikit lebih besar dari tahun-tahun sebelumnya yang kurang dari 2%.

 

DUA ARAH

Wang menambahkan, daripada mengharapkan penguatan atau pelemahan yuan satu arah, bisnis harus bersiap untuk pergerakan dua arah dalam nilai tukar, dan melakukan lindung nilai dengan tepat tanpa berspekulasi.

“Dalam menghadapi fluktuasi nilai tukar, Bisnis harus memperkuat kesadaran pencegahan risiko mereka,”ujarnya mengutip dari CNBC, Senin (26/10/2020).

Pada hari Jumat, titik tengah harian resmi yang ditetapkan oleh bank sentral adalah 6,6703 yuan versus dolar AS. Nilai tengah itu dengan kenaikan lebih dari 4% versus greenback untuk tahun ini sejauh ini. Penguatan yuan baru-baru ini terjadi karena indeks dolar AS telah jatuh ke level terendah sejak awal September.

Sementara nilai tukar yuan versus greenback diikuti dengan seksama, para pejabat sebelumnya menekankan bahwa nilai mata uang lebih akurat dicerminkan oleh indeks yuan yang dikelola pemerintah versus sekeranjang mata uang. Cetak mingguan terbaru indeks dari 16 Oktober adalah yang tertinggi sejak Maret.

Ketika ditanya tentang prospek mata uang China, PBoC monetary policy Departemen Head Sun Guofeng mengatakan, bank sentral akan mempertahankan nilai tukar yang fleksibel dan stabil.

“Sedikit apresiasi dalam nilai tukar yuan adalah cerminan alami dari lintasan yang baik dari ekonomi (China),” kata Sun.

[AS]

 

https://www.youtube.com/watch?v=o1X66r3ek3s

 

Saksikan video-video terbaru lainnya hanya di Channel Youtube Digtara TV. Jangan lupa, like comment and Subscribe.

 

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Tabrak Dump Truk, Mahasiswa Undana Kupang Meninggal di Tempat

Tabrak Dump Truk, Mahasiswa Undana Kupang Meninggal di Tempat

Daftar Harga Emas Pegadaian Rabu 20 September 2023, Antam dan UBS

Daftar Harga Emas Pegadaian Rabu 20 September 2023, Antam dan UBS

Kasat Lantas Polres Sikka Dilaporkan ke Propam, Ini Kasusnya

Kasat Lantas Polres Sikka Dilaporkan ke Propam, Ini Kasusnya

Mengenaskan! Jadi Korban Tabrak Lari, Mahasiswi di Kupang Meninggal Dunia

Mengenaskan! Jadi Korban Tabrak Lari, Mahasiswi di Kupang Meninggal Dunia

Dua Pelaku Pencurian dengan Kekerasan Diamankan Polres Sumba Timur

Dua Pelaku Pencurian dengan Kekerasan Diamankan Polres Sumba Timur

Kejati NTT Tahan Lima Tersangka Kasus Korupsi Persemaian Modern di Labuan Bajo

Kejati NTT Tahan Lima Tersangka Kasus Korupsi Persemaian Modern di Labuan Bajo

Komentar
Berita Terbaru