Jumat, 01 Mei 2026

Bukan Hanya Siswa, Guru Dan Pegawai SD GMIT Panite dan SMA Negeri 1 Panite Pun Jadi Korban MBG

Imanuel Lodja - Jumat, 01 Mei 2026 17:50 WIB
Bukan Hanya Siswa, Guru Dan Pegawai SD GMIT Panite dan SMA Negeri 1 Panite Pun Jadi Korban MBG
Korban keracunan MBG di Kecamatan Amanuban Selatan saat mendapatkan perawatan

digtara.com -Sebanyak 43 siswa di Kecamatan Amanuban Selatan, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), NTT menjadi korban keracunan diduga karena konsumsi Makanan Bergizi Gratis (MBG).

Baca Juga:

Para siswa ini berasal dari SD GMIT Panite dan SMA Negeri 1 Amanuban Selatan, Kabupaten TTS.

Dari hasil pendataan, ternyata ada juga guru dan pegawai yang menjadi korban konsumsi MBG.

Mereka mengalami keracunan pada Kamis 30 April 2026. MBG didistribusikan oleh SPPG Pollo yang dikelola Yayasan Atoin Nusa Amasat yang beralamat di Desa Bena, Kecamatan Amanuban Selatan, Kabupaten TTS.

Baca Juga:
SPPG Pollo dibawah Yayasan Atoin Nusa Amasat dikoordinir Kepala SPPG, Martin Tlonaen, ahli gizi, Delwin Meta dan akuntan, Aprilia Helena Kameo dengan karyawan sebanyak 47 orang

Sejumlah siswa, guru dan pegawai dirawat di Puskesmas Panite.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten TTS, dr Carolina Tahun menyebutkan untuk sementara telah dilakukan penanganan medis di Posko BPBD kepada 43 pasien yang mengalami gejala keracunan makanan.

Mereka adalah pegawai, guru dan siswa SMA Negeri 1 Amanuban Selatan dan SD GMIT Panite.

Pasca penanganan medis yang dilakukan, telah dipulangkan 27 pasien yang dinyatakan telah selesai observasi dengan kondisi semakin membaik.

Sedangkan untuk pasien yang sementara dirawat di posko BPBD berjumlah 16 orang merupakan siswa SMA Negeri Amanuban Selatan dan SD GMIT Panite.

Baca Juga:
Para siswa ini diduga keracunan MBG dan mengalami mual, muntah, pusing-pusing, dan gangguan pada pencernaan.

Aparat keamanan dari Polres TTS mendatangi SPPG Pollo (Yayasan Atoin Nusa Amasat ) dan bertemu Delwin Meta terkait tahapan proses olah makanan.

Menu yang didistribusikan pada Rabu, 29 April 2026 nasi beras merah, ayam bumbu kuning, tempe goreng, acar ketimun dan salad buah.

Nasi beras merah dimasak pada pukul 01.20 wita disusul menu ayam bumbu kuning yang merupakan ayam kemasan/frozen direbus/dikukus dan dicampur bumbu dan lauk lainnya.

SPPG juga menggunakan air galon untuk memasak yang dibeli dari depot air di sekitar lokasi dapur.

Baca Juga:

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Arie
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Diduga Akibat Kontaminasi Bakteri, Dugaan Keracunan MBG di Kabupaten TTS Jadi KLB

Diduga Akibat Kontaminasi Bakteri, Dugaan Keracunan MBG di Kabupaten TTS Jadi KLB

Gerak Cepat Polres TTS Evakuasi Siswa Korban Keracunan MBG

Gerak Cepat Polres TTS Evakuasi Siswa Korban Keracunan MBG

Siswa SMA di Cibal-Manggarai Heboh dengan Penemuan Benda Diduga Janin Manusia

Siswa SMA di Cibal-Manggarai Heboh dengan Penemuan Benda Diduga Janin Manusia

Total Siswa Keracunan MBG Di Sumba Barat Daya Sebanyak 120 Orang

Total Siswa Keracunan MBG Di Sumba Barat Daya Sebanyak 120 Orang

34 Siswa SMPN 1 Laguboti Diduga Keracunan Usai Santap Makan Bergizi Gratis (MBG)

34 Siswa SMPN 1 Laguboti Diduga Keracunan Usai Santap Makan Bergizi Gratis (MBG)

Ratusan Siswa SMA Negeri 1 Kota Kupang Diingatkan Soal Bahaya Judol

Ratusan Siswa SMA Negeri 1 Kota Kupang Diingatkan Soal Bahaya Judol

Komentar
Berita Terbaru