Dibuka di Zona Hijau, IHSG Menguat 4 Poin ke Level 5.098
digtara.com – Pagi ini, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat tipis berada di zona hijau. Dibuka di Zona Hijau
Baca Juga:
Pada pembukaan, IHSG menguat 4 poin (0,1%) ke level 5.098. Sementara Indeks LQ45 dibuka negatif 3 poin (0,45%) ke level 773.
Sedangkan nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) pagi ini berada di level Rp 14.680. Mata uang Paman Sam tak banyak bergerak dibandingkan posisi Jumat pekan lalu.
Bursa Amerika Serikat ditutup Menguat. Dow Jones ditutup 28,837.52 (+0.88%), NASDAQ ditutup 11,876.26 (+2.56%), S&P 500 ditutup 3,524.22 (+1.35%). Bursa saham US ditutup menguat seiring dengan laporan keuangan 3Q20 mulai dipublikasikan.
Banyak investor telah mengantisipasi hal yang buruk di 3Q20, namun investor berharap adanya beberapa laporan keuangan yang di luar dugaan akan lebih baik. Hal tersebut yang mengakibatkan index saham US masih tetap kuat.
Baca: Awal Pekan Yang cukup Baik, Rupiah Stabil dan IHSG Menguat
Selain itu investor sudah tidak terlalu berharap kepada stimulus Covid-19.
Bursa Asia dibuka menguat, dengan antisipasi data perdagangan dari China akan dipublikasi pada hari ini. Sentimen akan berfokus pada laporan keuangan dan pegerjolakan geopolitik.
Berikut pergerakan Bursa Asia pagi ini:
Indeks Nikkei 225 melemah 36 poin ke 23.522
Indeks Hang Seng libur
Indeks Shanghai turun 20 poin ke 3.337
Indeks Strait Times naik 0,8 poin ke 2.551
Saksikan video-video terbaru lainnya hanya di Channel Youtube Digtara TV. Jangan lupa, like comment and Subscribe.
Dibuka di Zona Hijau, IHSG Menguat 4 Poin ke Level 5.098
IHSG Hari Ini 17 April 2026 Diprediksi Konsolidasi, Cek Rekomendasi Saham BBKP, BRMS, CPIN, PSAB
IHSG Hari Ini 16 April 2026 Berpotensi Konsolidasi, Ini Rekomendasi Saham ANTM, HRUM, NCKL, dan PGAS
IHSG Hari Ini 14 April 2026 Berpeluang Menguat, Cek Rekomendasi Saham INET, JPFA, ARCI, dan DSNG
IHSG Berpeluang Menguat Hari Ini 13 April 2026, Analis Rekomendasikan Saham AMMN, TLKM hingga PTRO
IHSG Ditutup Menguat ke 7.307, Saham BREN hingga TPIA Melonjak di Tengah Sentimen Global