Kurs Rupiah Diramalkan Bakal Melemah
digtara.com | JAKARTA – Pada perdagangan Rabu (30/1/2019) kurs rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) berpeluang melemah. Stabilnya pergerakan indeks dollar AS dan penurunan nilai penawaran masuk pada lelang Surat Utang Negara (SUN) menjadi sentimen yang menekan laju rupiah hari ini.
Baca Juga:
Ekonom Samuel Sekuritas Indonesia Ahmad Mikail menyampaikan, indeks dollar AS diperkirakan akan bergerak terbatas di kisaran 95,80-95,90.
Stabilnya indeks dollar AS ditopang oleh berbagai sentimen. Pertama, para pelaku pasar berekspektasi suku bunga acuan AS tidak akan dinaikkan oleh The Federal Reserves dalam FOMC meeting hari ini. Kedua, isu perang dagang kembali mencuat setelah AS menuduh perusahaan teknologi China, Huawei, melanggar sanksi AS atas Iran.
“Sentimen-sentimen ini membuat investor tidak dapat melepaskan dollar AS sebagai aset safe haven,” ungkap Mikail dalam riset, hari ini.
Dari dalam negeri, penurunan penawaran yang masuk pada lelang SUN dari Rp 55,6 triliun menjadi Rp 48,6 triliun dapat menjadi katalis negatif terhadap rupiah.
Dengan demikian, Mikail memproyeksikan rupiah akan melemah di kisaran yang terbatas yakni Rp 14.050-Rp 14.100 per dollar AS.
Nilai Tukar Rupiah Hari Ini Selasa 22 September 2026 Diprediksi Fluktuatif
Nilai Tukar Rupiah Hari Ini Senin 21 September 2026 Diprediksi Menguat Terbatas
Rupiah Hari Ini Diprediksi Tertekan, Analis Proyeksi di Kisaran Rp17.700-Rp17.850 per Dolar AS
IHSG Hari Ini Berpeluang Menguat ke 6.581, Saham ADMR hingga BMRI Jadi Radar Analis
Rupiah Hari Ini Diprediksi Melemah ke Rp17.750 per Dolar AS, Ini Sentimennya