Senin, 04 Mei 2026

Tensi Geopolitik Memanas Dorong Rupiah Melemah

- Senin, 06 Januari 2020 00:42 WIB
Tensi Geopolitik Memanas Dorong Rupiah Melemah

digtara.com | JAKARTA – Pada perdagangan kemarin, Jumat (3/1) kemarin tren positif rupiah pada akhir tahun kemarin diprediksi akan mulai berakhir. Kurs rupiah kembali melemah dan berada pada level Rp 13.390 per dollar As, atau melemah 0,27%.

Baca Juga:

Menurut Ekonom Samuel Aset Manajemen Lana Soelistianingsih menilai pergerakan positif rupiah beberapa waktu ke belakang cenderung didasari sentimen eksternal. Oleh sebab itu, ketika sentimen perang dagang Amerika dengan China terjadi, rupiah bisa menguat. Namun ketika ada sentimen baru, rupiah bisa terkena dampaknya.

“Insiden geopolitik yang melibatkan Iran dan Amerika bisa jadi sentimen negatif untuk rupiah. Sentimen ini menimbulkan ketidakpastian, alhasil akan banyak yang pegang dollar dan imbasnya rupiah akan melemah,” jelas Lana.

Namun Lana menilai selama Iran dan Amerika belum mengambil aksi nyata, pelemahan hanya terjadi singkat. Ia menyebut dua hingga tiga hari.

Selain karena sentimen perang dagang Amerika dengan China, ekonom UOB Enrico Tanudwijaya melihat penguatan rupiah pada Desember dipengaruhi sebagian besar karena adanya capital inflow yang cukup signifikan ke pasar obligasi Indonesia.

“Indonesia sejauh ini masih menawarkan perbedaan imbal hasil baik nominal maupun riil yang cukup menarik untuk dibeli,” ujarnya.

Namun Enrico memperkirakan pergerakan rupiah akan terdepresiasi pada pekan depan. Berdasarkan hitungannya, defisit neraca transaksi berjalan Indonesia berada di kisaran 2,6% dari GDP. Oleh sebab itu rupiah diprediksi akan bergerak depresiasi secara gradual terhadap dollar AS.

Enrico memproyeksikan rentang pergerakan rupiah pada esok hari berada di kisaran Rp 13.900 per dollar AS hingga Rp 14.123 per dollar AS. Sementara Lana memproyeksikan rupiah berada pada rentang Rp 14.000 per dollar AS hingga 14.050 per dollar AS.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Rupiah Anjlok ke Rp17.346 per Dolar AS, Terburuk Sepanjang Sejarah dan Tekanan Global Menguat

Rupiah Anjlok ke Rp17.346 per Dolar AS, Terburuk Sepanjang Sejarah dan Tekanan Global Menguat

Rupiah Melemah ke Rp17.326 per Dolar AS, Sentimen Global dan Domestik Tekan Kurs

Rupiah Melemah ke Rp17.326 per Dolar AS, Sentimen Global dan Domestik Tekan Kurs

Rupiah Diprediksi Melemah ke Rp17.300 per Dolar AS Hari Ini 29 April 2026, Tertekan Sentimen Global

Rupiah Diprediksi Melemah ke Rp17.300 per Dolar AS Hari Ini 29 April 2026, Tertekan Sentimen Global

Kurs Rupiah Hari Ini 28 April 2026 Diprediksi Melemah ke Rp17.260 per Dolar AS, Ini Penyebabnya

Kurs Rupiah Hari Ini 28 April 2026 Diprediksi Melemah ke Rp17.260 per Dolar AS, Ini Penyebabnya

Rupiah Berpotensi Melemah ke Rp17.260 per Dolar AS Hari Ini, Dipicu Sentimen Global

Rupiah Berpotensi Melemah ke Rp17.260 per Dolar AS Hari Ini, Dipicu Sentimen Global

Rupiah Hari Ini 24 April 2026 Diproyeksi Melemah ke Rp17.340, Tertekan Konflik Global dan Harga Minyak

Rupiah Hari Ini 24 April 2026 Diproyeksi Melemah ke Rp17.340, Tertekan Konflik Global dan Harga Minyak

Komentar
Berita Terbaru