Rabu, 16 September 2026

Sempat Tertahan Lima Jam di Imigrasi Madinah, Dua Jemaah Haji Remaja Asal Pulang Pisau Kalteng Akhirnya Lolos

Haji 2026
Ahsan Fauzi - Minggu, 03 Mei 2026 17:17 WIB
Sempat Tertahan Lima Jam di Imigrasi Madinah, Dua Jemaah Haji Remaja Asal Pulang Pisau Kalteng Akhirnya Lolos
Ahsan Fauzi / MCH 2026
Dua jemaah haji remaja asal Pulang Pisau Kalteng bersam orang tua dan petugas PPIH Arab Saudi Daker Bandara

digtara.com - Suasana haru dan lega menyelimuti dua remaja putri jemaah haji asal Pulang Pisau Kalimantan Tengah, Sabtu (02/05/2026) sore WAS. Kedatangan jemaah haji asal Embarkasi Banjarmasin itu sempat tertahan di imigrasi Bandara Internasional Amir Mohammad bin Abdul Aziz (AMAA) Madinah mulai jam 12.00 sampai jam 17.00 WAS, akibat kendala validasi visa. Keduanya, Novia Ghina dan Rabiatul Adawiyah.​

Baca Juga:

Kepala Daerah Kerja (Daker) Bandara PPIH Arab Saudi 2026, Abdul Basir mengonfirmasi bahwa kejadian tersebut terjadi sejak siang hari. Kedua remaja tersebut sempat mengalami pembatalan visa secara sistem saat proses pemeriksaan dokumen di pintu kedatangan Bandara Madinah.

Mengetahui ada dua jemaah remaja putri tertahan di imigrasi, pihaknya bersama KJRI, dan pihak Kementerian Haji dan Umrah RI segera melakukan pendampingan dan negosiasi intensif untuk menyelesaikan masalah iini

"Alhamdulillah, setelah melalui perjuangan yang cukup panjang, visa keduanya bisa diterbitkan kembali. Kami meminta bantuan Kemenhaj di Jakarta untuk proses validasi ulang karena visa mereka sempat tercancel," ujar Basir bersama kedua remaja putri dan keluarganya saat akan diantarkan ke hotel tempat mereka tinggal bersama jemaah satu kloternya.

Baca Juga:

Menurut Basir, keberhasilan ini tidak lepas dari koordinasi cepat antara petugas PPIH (Petugas Penyelenggara Ibadah Haji) di lapangan dengan otoritas terkait.

"Keduanya kami antarkan ke hotel tempat tinggalnya di Madinah bersama orang tuanya. Alhamdulillah mereka bisa berkumpul kembali dengan jemaah kloternya," terangnya.

Salah satu remaja yang tertahan, Novia Ghina , mengaku sempat merasa panik dan bingung saat dilarang masuk oleh petugas imigrasi.

"Awalnya panik, disuruh nunggu berjam-jam. Pasport juga tidak ada di tangan karena sedang diproses. Paniklah, masa tidak," akunya.

Di tengah kepanikan dan kebingungan itu, dia akhirnya bisa sedikit lega karena ada bantuan pendampingan dari petugas haji Indonesia di Bandara.

Akhirnya, setelah menunggu hampir lima jam, akhirnya ada kepastian, jika dirinya diperbolehkan masuk ke Madinah, lolos dari imigrasi.

Baca Juga:

"Rasanya senang, alhamdulillah bisa lolos imigrasi dan bisa melaksanakan ibadah haji bersama keluarga. Kami ucapkan terima kasih kepada para petugas haji dan juga kemenhaj RI yang membantu kami," ungkapnya di dampingi sang Ibu.

Senada dengan rekannya, jemaah remaja lainnya, Rabiatul Adawiyah juga sempat merasa deg-degan dan panik. Ia mengaku sangat terbantu oleh kesigapan petugas Indonesia dan pihak maskapai Garuda yang ikut memberikan pendampingan selama mereka tertahan di imigrasi.

"Deg-degan dan panik, tapi alhamdulillah ada bantuan yang tiba-tiba datang. Terima kasih banyak untuk para petugas yang sudah membantu kami," tutur Rabiah.

​Meski sempat mengalami kendala administratif di bandara, kedua remaja ini menyatakan tetap semangat dan siap melaksanakan rangkaian ibadah haji. Mereka mengaku telah mengikuti manasik haji dengan baik dan melakukan riset mandiri melalui internet sebagai bekal selama di Tanah Suci.

Kini, kedua jemaah termuda tersebut telah bergabung kembali dengan kloternya dan melanjutkan perjalanan menuju hotel untuk beristirahat sebelum memulai rangkaian ibadah di Madinah. (San).

Baca Juga:

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Ahsan Fauzi
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Kemenhaj Gandeng BKN Perkuat Transparansi, CAT PPIH 2027 Non Nakes Digelar Serentak 35 Titik Se-Indonesia

Kemenhaj Gandeng BKN Perkuat Transparansi, CAT PPIH 2027 Non Nakes Digelar Serentak 35 Titik Se-Indonesia

Kemenhaj Himbau Peserta Seleksi PPIH 2027 Tetap Tenang, Verifikasi Terus Berjalan dan CAT Digelar Dua Gelombang

Kemenhaj Himbau Peserta Seleksi PPIH 2027 Tetap Tenang, Verifikasi Terus Berjalan dan CAT Digelar Dua Gelombang

Seleksi PPIH Arab Saudi 2027 Resmi Dibuka, Tekankan Integritas dan Profesionalisme

Seleksi PPIH Arab Saudi 2027 Resmi Dibuka, Tekankan Integritas dan Profesionalisme

Kemenhaj Buka Seleksi PPIH Arab Saudi Bidang Kesehatan 2027. Simak jadwalnya!

Kemenhaj Buka Seleksi PPIH Arab Saudi Bidang Kesehatan 2027. Simak jadwalnya!

33 Jemaah Umrah Gagal Berangkat di Bandara Soetta, Kemenhaj Turun Tangan

33 Jemaah Umrah Gagal Berangkat di Bandara Soetta, Kemenhaj Turun Tangan

Kemenhaj Periksa PT TAS, Diduga Pelanggaran Penyelenggaraan Perjalanan Ibadah Umrah

Kemenhaj Periksa PT TAS, Diduga Pelanggaran Penyelenggaraan Perjalanan Ibadah Umrah

Komentar
Berita Terbaru