Window Dressing akan Sokong IHSG Menguat
digtara.com | JAKARTA – Di akhir perdagangan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 0,64% atau 39,24 poin ke level 6.152,12 pada Kamis (5/12). IHSG berpeluang melanjutkan penguatan pada Jumat (6/12).
Baca Juga:
Analis Panin Sekuritas William Hartanto mengatakan menguat antara 6.100 hingga 6.180, window dressing akan menjadi sentimen positif pasar hingga akhir tahun.
Sementara itu, IHSG yang menguat hari ini bukan hanya karena window dressing. William melihat adanya sentimen positif dari perang dagang antara Amerika Serikat (AS) dan China. Pasar menganggap tindakan Presiden AS Donald Trump yang mengkhawatirkan pasar akhir-akhir ini hanya semacam gertakan. Hal ini membuat pelaku pasar, utamanya pasar Asia mulai menguat.
Berdasar data dari RTI Business, hari ini pasar Asia menghijau, paling tinggi Shanghai Composite Index yang meningkat 0,74%.
Tidak jauh berbeda, Kepala Riset Koneksi Kapital Indonesia Marolop Alfred Nainggolan melihat pergerakan IHSG yang positif sebagian disebabkan oleh window dressing yang berarti animo masyarakat untuk beli saham masih besar. Walaupun dia menilai, perdagangan yang naik tidak lepas dari asing yang membukukan net buy di seluruh pasar.
“Asing tidak melakukan aksi jual hari ini sehingga pasar cukup percaya diri,” kata Alfred.
Jika hari ini asing masih mencatatkan aksi beli, Alfred optimistis IHSG masih akan melanjutkan penguatan. IHSG berpeluang menguat dan bergerak di antara level 6.115 dan 6.185.
IHSG Hari Ini Ditutup Menguat ke 7.101, Saham BREN dan AMMN Jadi Penopang Utama
IHSG Berpeluang Rebound Hari Ini 29 April 2026, Uji Level 7.270, Simak Rekomendasi Saham Pilihan Analis
IHSG Hari Ini 28 April 2026 Berpotensi Lanjut Koreksi ke 7.022, Ini Rekomendasi Saham ARCI hingga TINS
IHSG Hari Ini 27 April 2026 Diprediksi Uji Level 7.000, Tertekan Sentimen Global dan Harga Energi
IHSG Hari Ini 24 April 2026 Berpotensi Menguat, Simak Rekomendasi Saham Unggulan dari Analis