Rupiah Spot Menguat 0,18% di Level Rp14.063/U$D
digtara.com | JAKARTA – Menjelang akhir pekan ini Nilai tukar rupiah menguat. Data Bloomberg menyebutkan bahwa pada Jumat (15/11) Pukul 10.04 WIB, kurs rupiah di pasar spot menguat 0,18% ke Rp 14.063 per dolar Amerika Serikat (AS).
Baca Juga:
Sedangkan di JISDOR kurs rupiah menguat 0,21% di level Rp 14.069 per dolar AS dibandingkan penutupan kemarin Rp 14.098 per dolar AS.
Pekan ini, rupiah mampu bertahan di bawah Rp 14.100 meski kemarin sempat hampir menembus level tersebut. Dalam sepekan, kurs rupiah spot masih melemah 0,35% ketimbang posisi akhir pekan lalu pada Rp 14.014 per dolar AS.
Hari ini, pasar keuangan akan menunggu data neraca dagang bulan Oktober. Menurut prediksi Bloomberg, neraca dagang Indonesia bulan Oktober akan defisit US$ 300 juta.
Penguatan rupiah di akhir pekan ini beriringan dengan mata uang Asia. Menurut data Bloomberg, hanya mata uang safe haven yen yang melemah terhadap the greenback. Sementara penguatan terbesar tampak pada mata uang won, disusul peso, yuan offshore, ringgit, dan rupiah. Kurs dolar Taiwan, dolar Singapura, baht, dan dolar Hong Kong pun menguat terhadap dolar AS.
Sementara nilai tukar dolar masih melemah terhadap mata uang utama dunia. Indeks dolar pagi ini turun tipis ke 98,14 dari sebelumnya 98,16.
Rupiah Dibuka Menguat ke Rp17.337 per Dolar AS, Sentimen Global Mulai Mereda
Rupiah Anjlok ke Rp17.346 per Dolar AS, Terburuk Sepanjang Sejarah dan Tekanan Global Menguat
Rupiah Melemah ke Rp17.326 per Dolar AS, Sentimen Global dan Domestik Tekan Kurs
Rupiah Diprediksi Melemah ke Rp17.300 per Dolar AS Hari Ini 29 April 2026, Tertekan Sentimen Global
Kurs Rupiah Hari Ini 28 April 2026 Diprediksi Melemah ke Rp17.260 per Dolar AS, Ini Penyebabnya