Rupiah Melempem di Level Rp14.189/U$D
digtara.com | JAKARTA – Pertengahan pekan ini. Rabu (16/10) pukul 11.00 WIB Nilai tukar rupiah melemah. Di mana rupiah spot melemah 0,16% ke Rp 14.189 per dolar Amerika Serikat (AS).
Baca Juga:
Berdasarkan data JISDOR rupiah juga melemah 0,33% di level Rp 14.187 per dolar AS. Ini adalah pelemahan rupiah dalam tiga hari berturut-turut sejak awal pekan. Dalam tiga hari, pelemahan rupiah mencapai 0,37%.
Indonesia mencatat defisit neraca dagang US$ 1,95 miliar dalam sembilan bulan pertama tahun ini. Sementara ekspor di bulan September turun 1,29%.
Goldman Sachs dalam riset yang dikutip Bloomberg mengungkapkan bahwa obligasi negara bertenor 10 tahun masih menarik dengan yield 7,3%. Jonathan Sequeira, analis Goldman Sachs mengungkapkan bahwa nilai wajar yield ini menurut hitungan Goldman adalah 5,8%.
Goldman memperkirakan BI akan kembali memangkas suku bunga sebesar 25 basis points pada bulan Oktober.
Tak cuma rupiah, mayoritas mata uang Asia pun melemah pada pagi ini. Penguatan hanya tampak pada yen, baht, dan dolar Hong Kong.
Menurut data Bloomberg, rupiah tercatat menguat 1,4% sejak awal tahun. Posisi rupiah ini terbaik ketiga setelah baht yang menguat 6,28% dan peso yang menguat 1,62%.
Nilai Tukar Rupiah terhadap Dolar AS Hari Ini, Jumat 14 Agustus 2026
Rupiah Stagnan di Rp17.877 per Dolar AS, Sentimen Pasar Makin Berat
Nilai Tukar Rupiah terhadap Dolar AS Hari Ini 13 Agustus 2026, Diprediksi Melemah
Nilai Tukar Rupiah terhadap Dolar AS Hari Ini 12 Agustus 2026, Simak Prediksinya
Nilai Tukar Rupiah terhadap Dolar AS Hari Ini 11 Agustus 2026, Diprediksi Menguat