Sabtu, 28 Februari 2026

Analis: Arah Bunga BI dan The Fed Faktor Penggerak IHSG

- Kamis, 19 September 2019 00:45 WIB
Analis: Arah Bunga BI dan The Fed Faktor Penggerak IHSG

Digtara.com | JAKARTA – Pada penutupan perdagangan Rabu (18/9) kemarin Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali menguat. IHSG naik 0,64% menjadi 6.276,63. Meski IHSG naik, investor asing masih melakukan aksi jual bersih Rp 338,04 miliar.

Baca Juga:

Sementara hari ini, arah bunga Bank Indonesia dan bank sentral Amerika Serikat (AS) masih menjadi faktor penggerak IHSG.

Menurut Head of Research Reliance Sekuritas Lanjar Nafi menyebut, pelaku pasar memilih wait and see sampai Federal Reserve mengakhiri pertemuan. Karena itu, usai rapat FOMC, pasar akan langsung merespons hasil rapat.

Sedangkan pelaku pasar juga mengawasi risiko potensi kekurangan minyak yang membebani ekonomi global. Persiapan pertemuan AS dan China agar para pejabat tinggi bertemu pada Oktober 2019 juga masih menjadi sorotan.

Hal senda dikatakan, Direktur Riset dan Investasi Pilarmas Investindo Sekuritas Maximilianus Nico Demus memperkirakan IHSG akan cenderung melemah. Ini karena peluang The Fed menurunkan bunga kecil.

Di mana pekan lalu, probabilitas Fed memangkas bunga mencapai 89%. Selasa (17/9), probabilitas turun ke 55%. Kemarin, probabilitas tinggal 46%.

Karena itu, Nico menghitung IHSG akan bergerak antara 6.230-6.290. Sedangkan Lanjar memperkirakan IHSG menguat di 6.250-6.315.

Semalam, The Fed akhirnya memutuskan menurunkan suku bunga sebesar 25 basis point menjadi 1,75%-2%.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Nilai Tukar Rupiah terhadap Dolar AS Hari Ini 11 Desember 2025, Berpotensi Melemah di Tengah Sentimen The Fed

Nilai Tukar Rupiah terhadap Dolar AS Hari Ini 11 Desember 2025, Berpotensi Melemah di Tengah Sentimen The Fed

Nilai Tukar Rupiah Hari Ini 20 November 2025 Melemah ke Rp16.750 per Dolar AS

Nilai Tukar Rupiah Hari Ini 20 November 2025 Melemah ke Rp16.750 per Dolar AS

Nilai Tukar Rupiah Melemah Tipis ke Rp16.621 per Dolar AS, Pasar Tunggu Sinyal dari The Fed dan Pertemuan Trump–Xi

Nilai Tukar Rupiah Melemah Tipis ke Rp16.621 per Dolar AS, Pasar Tunggu Sinyal dari The Fed dan Pertemuan Trump–Xi

Prediksi Pergerakan Kurs Rupiah Terhadap Dolar AS Hari Ini, Kamis 16 Oktober 2025

Prediksi Pergerakan Kurs Rupiah Terhadap Dolar AS Hari Ini, Kamis 16 Oktober 2025

Rupiah Diprediksi Melemah, Terdorong Ketidakpastian Ekonomi AS dan Sinyal Pelonggaran The Fed

Rupiah Diprediksi Melemah, Terdorong Ketidakpastian Ekonomi AS dan Sinyal Pelonggaran The Fed

IHSG Berpeluang Rebound Usai Tekanan Asing, Pasar Global Masih Tertekan

IHSG Berpeluang Rebound Usai Tekanan Asing, Pasar Global Masih Tertekan

Komentar
Berita Terbaru