Analis: Kebijakan Moneter Bank Sentral Eropa akan Pengaruhi Rupiah
Digtara.com | JAKARTA – Mereview sepekan terakhir, kurs rupiah kembali perkasa terhadap mata uang dollar Amerika Serikat (AS). Banyaknya sentimen positif eksternal memicu penguatan mata uang Garuda. Jumat (13/9), kurs rupiah ditutup di Rp 13.967 per dollar AS atau menguat 0,95% selama sepekan. Sementara versi kurs tengah Bank Indonesia, rupiah menguat 1,34% jadi Rp 13.950 per dollar AS.
Baca Juga:
- Nilai Tukar Rupiah terhadap Dolar AS Hari Ini 11 Desember 2025, Berpotensi Melemah di Tengah Sentimen The Fed
- Nilai Tukar Rupiah Hari Ini 20 November 2025 Melemah ke Rp16.750 per Dolar AS
- Nilai Tukar Rupiah Melemah Tipis ke Rp16.621 per Dolar AS, Pasar Tunggu Sinyal dari The Fed dan Pertemuan Trump–Xi
Analis Monex Investindo Faisyal mengatakan, hubungan dagang antara AS dan China mendominasi sentimen penguatan rupiah selama sepekan ini. Saat ini, kedua negara tersebut memberikan kelonggaran tarif impor. “Sementara dari domestik masih minim sentimen,” katanya.
Selain itu, pergerakan rupiah pada pekan ini juga dipengaruhi kebijakan moneter bank sentral Eropa yang memberikan kelonggaran moneter. Ini memberi sentimen positif bagi rupiah.
“Koreksi harga minyak mentah juga membangkitkan rupiah. Investor mulai berani masuk ke aset berisiko seperti rupiah,” ujar Faisyal.
Pekan depan, ada beberapa bank sentral yang akan menggelar rapat untuk menentukan kebijakan moneter ke depan. Ini akan mempengaruhi pergerakan nilai tukar rupiah pekan depan.
Hal senada dikatakan Ekonom Bank Mandiri Reny Eka Putri menyebut, pernyataan Presiden AS Donald Trump menunda kebijakan tarif impornya terhadap China memberikan optimisme bagi pelaku pasar. “Membuka keyakinan bagi investor kemungkinan negosiasi lanjutan sehingga investor kembali ke aset yang memberi return terbaik,” ujar Reny.
Dia menambahkan, rilis neraca perdagangan Indonesia pada Agustus juga akan mempengaruhi rupiah. Konsensus analis memprediksi neraca dagang Indonesia bisa surplus. Dengan demikian ada peluang bagi nilai tukar rupiah kembali bergerak menguat pekan depan.[kontan]
Nilai Tukar Rupiah terhadap Dolar AS Hari Ini 11 Desember 2025, Berpotensi Melemah di Tengah Sentimen The Fed
Nilai Tukar Rupiah Hari Ini 20 November 2025 Melemah ke Rp16.750 per Dolar AS
Nilai Tukar Rupiah Melemah Tipis ke Rp16.621 per Dolar AS, Pasar Tunggu Sinyal dari The Fed dan Pertemuan Trump–Xi
Prediksi Pergerakan Kurs Rupiah Terhadap Dolar AS Hari Ini, Kamis 16 Oktober 2025
Rupiah Diprediksi Melemah, Terdorong Ketidakpastian Ekonomi AS dan Sinyal Pelonggaran The Fed