Rabu, 30 September 2026

Nilai Tukar Rupiah Hari Ini 30 September 2026 Diproyeksi Rp17.950-Rp18.050 per Dolar AS

Arie - Rabu, 30 September 2026 09:10 WIB
Nilai Tukar Rupiah Hari Ini 30 September 2026 Diproyeksi Rp17.950-Rp18.050 per Dolar AS
net
Ilustrasi.

digtara.com - Nilai tukar rupiah diperkirakan bergerak dalam rentang Rp17.950 hingga Rp18.050 per dolar AS pada perdagangan hari ini, Rabu (30/9/2026).

Baca Juga:

Proyeksi tersebut disampaikan berdasarkan analisis Doo Financial Futures. Sebelumnya, rupiah ditutup melemah tipis pada perdagangan Selasa (29/9/2026).

Rupiah Ditutup di Rp17.981 per Dolar AS

Berdasarkan data Doo Financial Futures, rupiah pada Selasa (29/9/2026) ditutup di level Rp17.981 per dolar AS.

Mata uang Garuda melemah 0,02% atau 3 poin dibandingkan perdagangan sebelumnya. Pada pembukaan perdagangan, rupiah bahkan sempat menembus level psikologis Rp18.000 per dolar AS.

Pergerakan rupiah tersebut sejalan dengan dinamika mata uang kawasan Asia yang bergerak bervariasi terhadap dolar AS.

Dolar Taiwan menjadi mata uang kawasan yang mengalami pelemahan paling dalam, yakni 0,39%. Selanjutnya, dolar Singapura melemah 0,13%, peso Filipina turun 0,06%, baht Thailand terkoreksi 0,04%, rupee India melemah 0,04%, dan yen Jepang turun 0,01%.

Baca Juga:
Sebaliknya, yuan China memimpin penguatan mata uang kawasan dengan kenaikan 0,11%. Penguatan berikutnya dicatatkan won Korea Selatan sebesar 0,08%, ringgit Malaysia 0,07%, dan dolar Hong Kong 0,01%.

Prospek Suku Bunga The Fed dan Harga Minyak Jadi Perhatian

Analis Doo Financial Futures Lukman Leong menjelaskan, pelemahan tipis rupiah dipengaruhi meningkatnya prospek suku bunga The Fed serta tingginya harga minyak dunia.

"Kendati demikian, pelemahan rupiah berhasil terbatasi oleh langkah intervensi BI di pasar spot lewat NDF [Non Deliverable Forward], maupun DNDF [Domestic Non Deliverable Forward]," ujar Lukman, Selasa (29/9/2026).

Intervensi Bank Indonesia tersebut menjadi salah satu faktor yang disebut membantu membatasi tekanan terhadap rupiah di tengah sentimen eksternal.

Investor Menanti Data Ekonomi AS dan Inflasi Indonesia

Selain perkembangan kebijakan moneter Amerika Serikat, pelaku pasar juga menantikan sejumlah data ekonomi penting.

Lukman menyebut perhatian investor tertuju pada data tenaga kerja JOLTS yang dijadwalkan dirilis pada Rabu malam.

Dari dalam negeri, pasar juga menunggu data inflasi Indonesia untuk September 2026. Inflasi diperkirakan mengalami kenaikan.

Kenaikan inflasi tersebut berpotensi memberikan tekanan kepada Bank Indonesia (BI) terkait arah kebijakan suku bunga utama.

Dengan berbagai sentimen tersebut, pergerakan rupiah pada perdagangan Rabu (30/9/2026) masih akan dipengaruhi perkembangan pasar global, data ekonomi Amerika Serikat, serta kondisi inflasi domestik.

Baca Juga:

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Nilai Tukar Rupiah Hari Ini 28 September 2026 Melemah ke Rp17.978 per Dolar AS

Nilai Tukar Rupiah Hari Ini 28 September 2026 Melemah ke Rp17.978 per Dolar AS

Nilai Tukar Rupiah Hari Ini 28 September 2026 Melemah ke Rp17.978 per Dolar AS

Nilai Tukar Rupiah Hari Ini 28 September 2026 Melemah ke Rp17.978 per Dolar AS

Nilai Tukar Rupiah Hari Ini 25 September 2026 Diprediksi Masih Tertekan, Cek Proyeksinya

Nilai Tukar Rupiah Hari Ini 25 September 2026 Diprediksi Masih Tertekan, Cek Proyeksinya

Nilai Tukar Rupiah Hari Ini 24 September 2026 Diprediksi Menguat Terbatas

Nilai Tukar Rupiah Hari Ini 24 September 2026 Diprediksi Menguat Terbatas

Nilai Tukar Rupiah Hari Ini Rabu 23 September 2026 Diprediksi Menguat Terbatas

Nilai Tukar Rupiah Hari Ini Rabu 23 September 2026 Diprediksi Menguat Terbatas

Nilai Tukar Rupiah Hari Ini Selasa 22 September 2026 Diprediksi Fluktuatif

Nilai Tukar Rupiah Hari Ini Selasa 22 September 2026 Diprediksi Fluktuatif

Komentar
Berita Terbaru